ASN Muda Bulukumba Siap Tempur di MTQ KORPRI Sulsel
Pemkab Bulukumba andalkan formasi ASN muda dalam seleksi MTQ KORPRI Sulsel 2026. Intip strategi regenerasi birokrasi dan daftar lengkap pesertanya!
Jalurdua.com BULUKUMBA – Langkah taktis diambil oleh Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam ajang Seleksi Kafilah Provinsi Sulawesi Selatan untuk Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Provinsi Tahun 2026. Alih-alih mengandalkan figur-figur lama, Pemkab Bulukumba justru memercayakan tongkat estafet kompetisi kepada generasi baru.
Sebanyak 15 aparatur sipil negara pilihan resmi diterjunkan untuk unjuk kebolehan. Menariknya, formasi ini didominasi oleh para abdi negara yang berusia relatif muda.
Langkah ini menegaskan keseriusan daerah dalam melakukan pembinaan mental spiritual sekaligus regenerasi talenta di lingkungan birokrasi. Kehadiran para debutan muda ini menjadi warna baru yang diprediksi akan mengubah peta persaingan di tingkat regional.
Energi Baru di Balik Layar Monitor Gedung Pinisi
Suasana di Gedung Pinisi Kantor Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bulukumba tampak berbeda selama tiga hari, mulai tanggal 9 sampai dengan 11 Juni 2026. Ruangan yang biasanya riuh dengan urusan administrasi kepegawaian kini bertransformasi menjadi pusat kendali kafilah bumi Panritalopi.
Di sinilah para peserta berkumpul menghadap layar. Mereka mengikuti seluruh proses penilaian yang digelar secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting.
Meskipun terpisah jarak dengan dewan hakim di tingkat provinsi, ketegangan dan aura kompetisi tetap terasa kental di dalam ruangan. Tatapan mata para peserta fokus, memancarkan optimisme tinggi saat giliran mereka tiba untuk tampil.
Kebijakan untuk menurunkan figur-figur muda ini bukan tanpa perhitungan yang matang. Ahmad Rais menyatakan bahwa dirinya sangat optimis dengan kapasitas yang dimiliki oleh kontingen tahun ini.
Menurut analisisnya, para utusan daerah memiliki kualifikasi yang sangat mumpuni. Komposisi skuad yang diisi oleh ASN muda diyakini membawa energi, daya tahan, serta konsentrasi yang lebih prima selama kompetisi berlangsung.
"Kita optimis peserta Bulukumba bisa bersaing di beberapa cabang lomba," ujar Ahmad Rais dengan nada mantap saat memantau jalannya seleksi daring.
Mobilisasi Lintas Sektor untuk Hasil Maksimal
Langkah berani mengeksplorasi potensi ASN muda ini mendapat dukungan penuh dari tampuk pimpinan daerah. Bupati Bulukumba secara khusus menerbitkan surat permintaan izin yang ditujukan kepada sejumlah pimpinan perangkat daerah, instansi vertikal, hingga kepala satuan pendidikan.
Surat ini menjadi jaminan hukum sekaligus dispensasi resmi agar para pegawai yang ditunjuk dapat fokus total sepanjang masa seleksi tanpa terbebani tugas kedinasan harian. Fleksibilitas birokrasi seperti inilah yang menjadi kunci kelancaran persiapan kafilah.
Hasil dari kebijakan jemput bola tersebut terlihat dari latar belakang para peserta yang sangat variatif. Dari total 15 utusan, mereka tidak hanya berasal dari lingkup internal perangkat daerah pemkab saja.
Talenta-talenta muda ini juga berhasil disaring dari instansi vertikal seperti Kantor Kementerian Agama, Kantor Urusan Agama (KUA), hingga guru-guru yang tersebar di berbagai satuan pendidikan di wilayah Kabupaten Bulukumba. Sinergi lintas sektoral ini membuktikan bahwa pembinaan bakat di Bulukumba berjalan secara inklusif dan merata.
Daftar Lengkap 15 Utusan Terbaik Kabupaten Bulukumba
Berikut adalah daftar lengkap 15 nama aparatur sipil negara yang menjadi tumpuan harapan Kabupaten Bulukumba dalam seleksi tingkat Provinsi Sulawesi Selatan:
-
Ahmad Akbar Jayadi, S.Psi (Cabang Lomba: Cipta dan Membaca Puisi Putra)
-
Suriati (Cabang Lomba: Cipta dan Membaca Puisi Putri)
-
Fadli Ashari, SH (Cabang Lomba: Qari)
-
Hj. Suriani, S.Ag (Cabang Lomba: Qariah)
-
Jasman, S.Pd.I (Cabang Lomba: Murattil)
-
Mardianah, S.Pd (Cabang Lomba: Murattilah)
-
Abdul Wahab, S.Pd.I (Cabang Lomba: Hafidz Al-Qur'an Surah Ali Imaran)
-
Yusri Basri, S.Pd.I (Cabang Lomba: Hafidz Al-Qur'an Surah Annisa)
-
Syahrul, SE (Cabang Lomba: Hafidz Al-Qur'an Surah Al-Baqarah)
-
Akhmad Sulfiadi, S.Pd.I (Cabang Lomba: Muazzin)
-
Muhammad Mahdi, S.Pd (Cabang Lomba: Hafidz Juz 30)
-
Nur Hidayah Basri, S.Pd (Cabang Lomba: Hafidzah Juz 30)
-
Wahidin Nur, S.Pd.I (Cabang Lomba: Khatib)
-
Ahmad Rafiq, S.Pd (Cabang Lomba: Ceramah Al-Qur'an Putra)
-
Mardiana, S.Pd.I (Cabang Lomba: Ceramah Al-Qur'an Putri)
Transformasi Nilai Al-Qur'an dalam Pelayanan Publik
Bagi Pemerintah Kabupaten Bulukumba, ajang ini tidak boleh berhenti sebagai ruang kompetisi mengejar trofi semata. Partisipasi aktif dalam kegiatan syiar ini merupakan bagian dari investasi jangka panjang daerah untuk mengukuhkan fondasi mental spiritual para aparatur sipil negara.
Ada harapan besar agar nilai-nilai luhur Al-Qur’an yang dipelajari dan diperlombakan dapat terinternalisasi secara nyata. Nilai tersebut harus mewujud dalam perilaku kerja sehari-hari, disiplin, serta integritas saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Apresiasi tinggi pun mengalir dari pihak eksekutif kepada seluruh elemen yang terlibat. Mulai dari kegigihan para peserta, pengorbanan pimpinan instansi yang merelakan staf terbaiknya, hingga kerja keras panitia lokal yang menjaga kualitas jaringan internet di Gedung Pinisi tetap stabil selama proses penilaian daring.
Membidik Tiket Menuju Panggung Nasional
Keberhasilan melewati fase seleksi tingkat provinsi ini diproyeksikan akan menjadi batu loncatan besar bagi karier dan kontribusi sosial para ASN muda tersebut. Muara akhir dari pembinaan intensif ini adalah melahirkan qari, qariah, serta hafidz terbaik yang siap mengharumkan nama Provinsi Sulawesi Selatan di kancah yang lebih tinggi.
Target besar telah dipancangkan. Pemkab Bulukumba membidik agar para delegasi muda ini mampu menembus ketatnya persaingan dan melenggang mulus sebagai utusan provinsi pada gelaran MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026.
Melihat modal kompetensi, usia yang produktif, serta dukungan birokrasi yang solid, asa untuk membawa pulang trofi juara nasional kini bukan lagi sekadar impian di atas kertas.***