News and Education Versi penuh
Olahraga

Gagal Kirim Wakil ke Piala Soeratin, Pembinaan Bola Bulukumba Mandek

Asosiasi Kabupaten PSSI Bulukumba menuai kritik setelah kembali absen dalam Piala Soeratin U-15 Sulawesi Selatan. Pembinaan dinilai mandek.

Oleh Uno 20 Jun 2026 12:37 2 menit baca

Jalurdua.com BULUKUMBA – Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Bulukumba kembali menuai kritik tajam setelah dipastikan tidak mengirimkan perwakilan pada ajang Piala Soeratin U-15 tingkat Sulawesi Selatan musim 2026. Absennya daerah yang dikenal memiliki basis talenta muda ini dinilai sebagai bukti kegagalan manajemen pembinaan sepak bola lokal.

Pemerhati sepak bola Bulukumba, Iswanto, menyatakan ketidakhadiran dalam kompetisi resmi PSSI tersebut merugikan generasi muda. Menurutnya, ini bukan kali pertama Askab PSSI Bulukumba gagal memfasilitasi atlet muda berkompetisi di tingkat regional.

"Yang menjadi pertanyaan besar, ada apa dengan tata kelola PSSI Bulukumba? Ini agenda resmi pembinaan, tapi kita kembali absen. Pengurus harus transparan menjelaskan kendala yang dihadapi," ujar Iswanto pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Iswanto menambahkan, kompetisi usia muda seperti Piala Soeratin merupakan instrumen vital untuk menguji hasil pembinaan sekaligus jalur bagi pemain lokal menuju panggung nasional. Tanpa partisipasi di ajang ini, jenjang karier pesepak bola muda Bulukumba otomatis terputus.

Publik dan komunitas pecinta sepak bola di Bulukumba kini mendesak pengurus asosiasi memberikan pertanggungjawaban terbuka. Mereka menuntut kejelasan apakah kendala pembatalan ini berakar dari masalah administrasi, keterbatasan anggaran, atau buruknya kesiapan klub internal.

Piala Soeratin sendiri merupakan turnamen usia dini legendaris yang berjenjang dari putaran daerah (Asosiasi Provinsi) hingga putaran nasional. Bagi daerah dengan potensi besar seperti Bulukumba, absen dari turnamen ini dianggap sebagai langkah mundur.***

Topik terkait
PSSI Bulukumba Piala Soeratin U-15 Sepak Bola Usia Muda