News and Education Versi penuh
EBis

IHSG Rebound 0,95%, Balik ke Level 5.105 di Sesi I

Oleh Redaksi 02 Nov 2026 11:42 2 menit baca

JALURDUA -

EmitenTrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil berbalik arah dan menguat pada perdagangan sesi I, Senin (2/11/2026). IHSG naik 0,95% atau bertambah 47,9 poin ke level 5.105,47, setelah sempat dibuka anjlok 1,40% ke posisi 4.986,45 pada pagi hari. Penguatan IHSG ditopang mayoritas indeks sektoral yang bergerak di zona hijau. Sektor barang baku memimpin kenaikan sebesar 2,27%, diikuti sektor energi yang menguat 1,94% dan infrastruktur naik 1,23%. Selanjutnya, sektor perindustrian menguat 1,09%, teknologi naik 0,58%, barang konsumer nonprimer bertambah 0,54%, serta keuangan naik 0,43%. Sektor properti dan real estat menguat 0,28%, sementara transportasi naik 0,14%. Di tengah penguatan mayoritas sektor, indeks sektor kesehatan menjadi satu-satunya yang berada di zona merah dengan penurunan 1,74%. Aktivitas perdagangan saham di BEI hingga sesi I mencatatkan volume sebanyak 20,89 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp6,96 triliun. Sebanyak 344 saham menguat, 256 saham melemah, dan 116 saham bergerak stagnan. Sejumlah saham mencatatkan kenaikan harga terbesar, di antaranya LIFE yang naik Rp1.000 menjadi Rp10.000 per saham, ROCK menguat Rp450 ke Rp2.270, serta STTP bertambah Rp450 menjadi Rp8.150 per saham. Sementara itu, saham-saham yang mengalami penurunan harga antara lain ADES yang terkoreksi Rp2.000 menjadi Rp30.900 per saham, serta saham lainnya yang tercatat turun Rp1.975 menjadi Rp173.000 per saham. AADI juga melemah Rp675 ke level Rp10.800 per saham. Dari sisi aktivitas transaksi, BUMI menjadi saham paling aktif diperdagangkan dengan frekuensi 34.383 kali dan nilai transaksi Rp289 miliar. Posisi berikutnya ditempati BBCA dengan 24.113 kali transaksi senilai Rp598 miliar, serta INET sebanyak 20.845 kali dengan nilai Rp70,1 miliar. Pada jajaran saham LQ45, DEWA memimpin kenaikan dengan melesat 10,28% ke Rp236 per saham. Disusul INDY yang menguat 8,71% ke Rp1.935 dan BUMI naik 7,56% ke Rp128 per saham. Sebaliknya, AADI menjadi saham dengan penurunan terdalam di indeks LQ45, yakni terkoreksi 5,88% ke Rp10.800 per saham. Kemudian PTBA turun 2,16% ke Rp3.170 dan KLBF melemah 2,05% ke Rp715 per saham.