Investasi Agribisnis Bulukumba Dijaga Ketat, Jangan Kertas!

Bupati Bulukumba Andi Utta tegas meminta investasi agribisnis Bulukumba bersama FamFresh tak sekadar konsep kertas. Baca selengkapnya di sini.

Investasi Agribisnis Bulukumba Dijaga Ketat, Jangan Kertas!
Foto: Direktur PT Pinisi Citra Bulukumba (Perseroda), Zulkifli Saiyye/JalurDua/
Bacakan Artikel

"Izin pak bupati, satu dua tiga hari ini, kami ingin coba menggali informasi sebanyak-banyaknya dari bapak/ibu peserta workshop," kata Adi Wirawan selaku Business Development FarmFresh Industries. Langkah lapangan ini dilakukan agar perusahaan mengetahui secara presisi wilayah dan sektor mana yang paling siap untuk disuntik modal.

Data hasil investigasi kilat dan serapan informasi dari workshop tersebut nantinya akan langsung ditindaklanjuti. FamFresh bersama Perseroda berkomitmen menyusun langkah-langkah strategis investasi yang terukur dan berkelanjutan. Pendekatan berbasis data lapangan ini diambil demi menghindari proyek mangkrak yang sering menghantui kerja sama daerah dan swasta.

Membidik Empat Sektor Unggulan Ekosistem Agribisnis


Pengembangan ekosistem baru ini nantinya tidak akan berjalan melebar, melainkan fokus pada empat sektor utama. Sektor perikanan, pertanian, perkebunan, dan peternakan ditunjuk sebagai pilar utama gerakan ekonomi ini. Keempat lini tersebut dinilai paling siap dari segi ketersediaan bahan baku lokal dan serapan tenaga kerja.

Direktur PT Pinisi Citra Bulukumba (Perseroda), Zulkifli Saiyye, menjelaskan bahwa integrasi keempat sektor ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang. Dengan ekosistem yang terintegrasi, produk-produk mentah hasil bumi tidak lagi langsung dijual keluar daerah, melainkan diolah terlebih dahulu untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat lokal.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: