News and Education Versi penuh
EBis

Miniatur Pinisi Bulukumba Dibeli Gubernur Sulsel di HUT Dekranasda

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman membeli langsung miniatur kapal Pinisi buatan UMKM Bulukumba di pameran HUT Dekranas ke-46.

Oleh Uno 14 Jul 2026 09:44 3 menit baca

Jalurdua.com Makassar — Transaksi langsung di stan pameran menjadi bukti nyata apresiasi terhadap karya perajin lokal. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memutuskan untuk membeli satu unit miniatur Kapal Pinisi sepanjang 1,2 meter saat mengunjungi stan Dekranasda Kabupaten Bulukumba.

Momen transaksi spontan ini terjadi di tengah penutupan pameran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang digelar di Trans Studio Mall (TSM) Makassar pada Minggu, 12 Juli 2026. Langkah Gubernur membeli produk tersebut memberikan sinyal kuat dukungan pemerintah terhadap kelangsungan industri kreatif berbasis kearifan lokal.

Detail Miniatur Pinisi Garapan Adiba Souvenir Tana Beru

Miniatur yang berhasil menarik perhatian orang nomor satu di Sulsel ini merupakan karya dari Adiba Souvenir, unit usaha kecil menengah (UKM) asal Tana Beru, Bulukumba. Tana Beru sendiri selama ini tersohor sebagai pusat pembuatan kapal kayu tradisional di Sulawesi Selatan.

Karya kriya ini dibuat dengan ketelitian tinggi, menduplikasi detail konstruksi asli kapal Pinisi secara presisi. Ciri khas layar merah yang gagah membentang membuat miniatur ini menjadi pusat perhatian pengunjung selama pameran berlangsung.

Pilihan Gubernur untuk membawa pulang miniatur tersebut tidak sekadar transaksi dagang biasa, melainkan bentuk validasi atas kualitas produk UMKM daerah yang mampu bersaing di pasar premium.

Pinisi Sebagai Simbol Identitas dan Kebanggaan Budaya

Ketua Dekranasda Bulukumba, Andi Herfida Muchtar, menegaskan bahwa kehadiran mereka di ajang nasional ini mengusung misi yang lebih besar dari sekadar berjualan. Produk kriya yang dipamerkan membawa narasi sejarah yang mendalam.

“Pinisi tidak sekadar produk kerajinan, tetapi simbol identitas, sejarah, dan kebanggaan masyarakat Bulukumba,” ungkap Andi Herfida di sela-sela kegiatan pameran.

Menurut Andi Herfida, partisipasi aktif Dekranasda Bulukumba dalam HUT Dekranas ke-46 ditujukan untuk memperluas jaringan pasar para perajin lokal. Kehadiran ruang pameran fisik seperti ini membantu produk tradisional mendapatkan eksposur yang dibutuhkan untuk naik kelas.

Dorong Potensi Tenun Kajang dan Kerajinan Lontar ke Kancah Nasional

Selain memajang replika kapal layar legendaris tersebut, stan Dekranasda Bulukumba juga mengenalkan kekayaan budaya lainnya kepada masyarakat luas. Produk unggulan yang turut dipromosikan meliputi:

Tenun Khas Kajang dan Bira: Kain tenun tradisional dengan pewarna alami yang sarat nilai filosofis.

Kerajinan Daun Lontar: Produk anyaman fungsional berdesain modern yang ramah lingkungan.

Produk Ekonomi Kreatif Lokal: Berbagai produk kriya yang memadukan utilitas harian dengan estetika lokal Butta Panrita Lopi.

Kolaborasi aktif antara Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Dekranasda, dan para pelaku UMKM lokal diharapkan terus berjalan konsisten. Langkah konkret ini krusial untuk memastikan produk kriya Bulukumba tidak hanya dikenal di level regional, tetapi juga mampu menembus pasar internasional sekaligus memperkuat posisi Bulukumba sebagai tanah para ahli pembuat kapal Pinisi dunia.***

Topik terkait
`Kapal Pinisi` `Dekranasda Bulukumba` `Andi Sudirman Sulaiman` `Ekonomi Kreatif`