News and Education Versi penuh
EBis

PANI Kantongi Marketing Sales Rp3T, Ini Penopangnya!

Oleh Redaksi 05 Nov 2026 11:32 2 menit baca

JALURDUA -

EmitenTrust.com - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), emiten properti milik Aguan dan Grup Salim, membukukan marketing sales sebesar Rp3 triliun hingga akhir September 2026. Penjualan tersebut ditopang oleh segmen residensial yang menyumbang lebih dari separuh total prapenjualan perseroan. Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma alias Aguan, dalam keterangan tertulis Kamis (5/11), menyampaikan bahwa capaian marketing sales tersebut didukung strategi pemasaran dengan menawarkan beragam portofolio produk serta mempercepat pengembangan ekosistem Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2). Segmen residensial menjadi kontributor terbesar dengan marketing sales Rp1,63 triliun atau setara 54% dari total penjualan. Angka tersebut meningkat 34% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penjualan residensial ditopang sejumlah proyek, antara lain Rumah Milenial, Pasir Putih Residence, Pasadena Spring, Padma, dan Bukit Nirmala. Insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) juga turut mendorong minat masyarakat terhadap produk hunian. Sementara itu, segmen kaveling komersial di kawasan CBD PIK2 menyumbang marketing sales Rp866 miliar. Adapun segmen komersial, yang mencakup produk Bizpark PIK2 dan Rukan Marina Bay, mencatatkan penjualan Rp526 miliar. PANI terus memperkuat pengembangan PIK2 sebagai kawasan terpadu melalui pembangunan infrastruktur dan fasilitas pendukung. Sejumlah fasilitas tersebut antara lain Tol KATARAJA yang sebagian ruasnya telah beroperasi secara fungsional, pusat pameran Nusantara International Convention Exhibition (NICE), serta Dermaga CBD Beachwalk yang menjadi akses menuju Kepulauan Seribu. Perseroan juga tengah mengembangkan Hotel Hilton PIK2 yang diperkirakan mulai beroperasi pada semester kedua 2027. Pengembangan berbagai fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya tarik kawasan sekaligus mendukung aktivitas hunian, bisnis, dan pariwisata. Dalam menjalankan bisnisnya, PANI didukung cadangan lahan atau land bank seluas 1.828 hektare yang dikelola melalui 12 entitas anak. Cadangan lahan tersebut menjadi modal perseroan untuk mengembangkan proyek-proyek baru dan memperluas potensi bisnis di kawasan PIK2. Aguan mengatakan, penguatan ekosistem PIK2 tetap menjadi fokus utama perusahaan di tengah dinamika pasar. Perseroan akan melanjutkan pembangunan infrastruktur dan fasilitas baru untuk meningkatkan nilai tambah kawasan maupun perusahaan.