News and Education Versi penuh
EBis

PEFINDO Ubah Peringkat WIFI Jadi Negatif, Ini Sebabnya

Oleh Redaksi 06 Nov 2026 09:45 2 menit baca

JALURDUA -

EmitenTrust.com - PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) mempertahankan peringkat idA untuk PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge dan Obligasi Berkelanjutan I. Peringkat idA(sy) untuk Sukuk Ijarah Berkelanjutan I juga tetap ditegaskan. Namun, PEFINDO mengubah prospek peringkat perusahaan menjadi negatif dari sebelumnya stabil. Keputusan ini mencerminkan potensi pelemahan lebih lanjut pada rasio keuangan utama WIFI, terutama akibat realisasi EBITDA yang jauh lebih rendah dari proyeksi. PEFINDO menilai capaian EBITDA tersebut berkaitan dengan jumlah pelanggan atau rumah terhubung (home connected) dari segmen bisnis fiber-to-the-home (FTTH) dan fixed-wireless access (FWA) yang belum mencapai ekspektasi. Tekanan tersebut semakin besar karena WIFI masih membutuhkan utang untuk membiayai belanja modal secara berkelanjutan. Alhasil, rasio utang konsolidasi terhadap EBITDA perusahaan mencapai 4,8 kali pada akhir September 2026, meningkat dibandingkan 4,7 kali pada 2025. PEFINDO menilai tingkat leverage tersebut tergolong tinggi untuk kategori peringkat WIFI saat ini. Meski demikian, perusahaan telah menyiapkan sejumlah inisiatif baru untuk mengatasi kendala utama dalam bisnis FTTH dan FWA. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat akuisisi pelanggan, meningkatkan EBITDA, serta memperbaiki rasio keuangan dalam beberapa kuartal mendatang. PEFINDO menyebut peringkat WIFI didukung oleh kualitas infrastruktur yang baik, margin laba tinggi, dan potensi pertumbuhan arus kas masuk yang besar dari ekspansi bisnis. Namun, peringkat tersebut masih dibatasi risiko eksekusi proyek untuk menghasilkan kinerja stabil. Hal ini mengingat WIFI relatif baru dalam tahap operasional, memiliki profil keuangan moderat, serta menghadapi risiko regulasi terkait ekspansi jaringan. PEFINDO memperingatkan peringkat WIFI dapat diturunkan apabila kinerja perusahaan secara signifikan berada di bawah target yang telah diantisipasi. Risiko penurunan juga muncul jika perusahaan semakin agresif mendanai aktivitas bisnis tanpa diimbangi penguatan posisi bisnis. Sebaliknya, prospek peringkat dapat kembali menjadi stabil tanpa perubahan peringkat apabila inisiatif baru WIFI mampu menghasilkan EBITDA sesuai ekspektasi dan memperbaiki rasio keuangan utama. Salah satu syarat yang menjadi perhatian adalah rasio utang terhadap EBITDA turun ke bawah 2,5 kali. Sebagai informasi, Surge merupakan perusahaan jasa digital yang menjalankan bisnis FTTH, FWA, dan periklanan digital. Per akhir Juni 2026, kepemilikan saham WIFI terdiri dari PT Investasi Sukses Bersama sebesar 54,42%, Djoni sebesar 5,27%, dan publik sebesar 40,30%.