PMI Bulukumba Uji Konsistensi Stok Darah Lewat Program Jumat

PMI Bulukumba resmi meluncurkan program donor darah rutin tiap Jumat di dua masjid besar demi menjaga stabilitas stok darah di UTD RSUD Bulukumba.

PMI Bulukumba Uji Konsistensi Stok Darah Lewat Program Jumat
Foto: Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bulukumba resmi meluncurkan program donor darah rutin pekanan Aksi perdana yang berlangsung pada Jumat, 12 Juni 2026, di Masjid Islamic Center Dato Tiro/JalurDua/
Bacakan Artikel

Jalurdua.com BULUKUMBA — Upaya memutus ketergantungan pada donor darah insidental yang kerap memicu ketidakpastian pasokan kini memasuki babak baru. Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bulukumba resmi meluncurkan program donor darah rutin pekanan yang dipusatkan di tempat ibadah. Langkah ini menjadi strategi anyar untuk menggeser paradigma masyarakat dari donor yang bersifat darurat menjadi sebuah kerelaan yang berkelanjutan.

Aksi perdana yang berlangsung pada Jumat, 12 Juni 2026, di Masjid Islamic Center Dato Tiro (ICDT) Bulukumba, menandai dimulainya komitmen jangka panjang ini. Tidak seperti aksi donor darah pada umumnya yang digelar hanya saat memperingati hari besar atau momen seremonial tertentu, program baru pengurus PMI Kabupaten Bulukumba ini akan bergulir konsisten setiap hari Jumat.

Suasana khusyuk ibadah Jumat berpadu dengan denyut kemanusiaan. Di salah satu sudut area Masjid Islamic Center Dato Tiro Bulukumba, para pengurus PMI sibuk mempersiapkan ranjang donor, kantong darah, dan peralatan medis. Jamaah yang baru saja menunaikan salat Jumat tampak mulai mendekati meja pendaftaran. Beberapa di antaranya masih mengenakan sarung dan baju koko, menunjukkan bagaimana aksi kemanusiaan ini melebur langsung dengan aktivitas harian warga.

Langkah jemput bola ini sengaja mengambil momentum hari baik. Selain di Masjid Islamic Center Dato Tiro Bulukumba, pelaksanaan donor darah rutin ini ke depan juga akan dipusatkan di Masjid Agung Bulukumba. Dua lokasi ikonik ini dipilih bukan tanpa alasan, melainkan karena perannya sebagai titik kumpul massa terbesar di setiap akhir pekan.

Memutus Rantai Ketergantungan Donor Darah Darurat

Selama ini, pemenuhan kebutuhan darah di berbagai daerah sering kali menghadapi pola fluktuatif. Ketika ada keluarga pasien yang membutuhkan transfusi secara mendadak, barulah kepanikan mencari pendonor terjadi di media sosial atau grup percakapan instan. Pola reaktif seperti inilah yang ingin diubah oleh PMI melalui program donor darah rutin Bulukumba.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: