Senam Sehat RSUD Bulukumba Kini Terbuka untuk Warga

RSUD Bulukumba buka akses kegiatan senam sehat Jumat pagi untuk pengunjung dan warga sekitar guna bangun kebersamaan dan tingkatkan mutu pelayanan publik.

Senam Sehat RSUD Bulukumba Kini Terbuka untuk Warga
Foto: Melalui agenda rutin Jumat pagi, manajemen resmi membuka pintu lebar-lebar bagi pengunjung serta warga sekitar untuk melebur dalam keceriaan senam sehat bersama seluruh jajaran pegawai/JalurDua/
Bacakan Artikel

"Kegiatan senam bersama ini bukan sekadar olahraga rutin, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kebersamaan, menjaga kesehatan fisik dan mental pegawai, serta meningkatkan semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami berharap seluruh pegawai dapat terus berpartisipasi aktif karena tubuh yang sehat akan mendukung kinerja yang lebih optimal," ujar Andi Abhy.

Melalui pendekatan terstruktur ini, manajemen ingin memastikan seluruh lini pelayanan memiliki ketahanan kerja yang prima. Kebugaran fisik seorang perawat atau dokter secara langsung akan memengaruhi kecepatan penanganan, ketelitian diagnosis, hingga keramahan dalam menyapa pasien. Dengan demikian, investasi waktu selama beberapa puluh menit di hari Jumat pagi ini berdampak langsung pada indeks kepuasan publik yang memanfaatkan jasa layanan rumah sakit.

Membangun Harmoni dan Meruntuhkan Sekat Birokrasi

Kehadiran pengunjung rumah sakit dan warga lokal di tengah-tengah barisan nakes melahirkan dinamika sosial yang menarik. Tidak ada lagi batas pembatas antara pelayan publik dan masyarakat yang dilayani. Semua berbaur, mengikuti instruksi gerakan yang sama, dan saling melempar senyum saat ada gerakan yang keliru atau terlalu cepat. Pola interaksi informal seperti ini dinilai mampu mereduksi ketegangan psikologis yang sering melanda keluarga pasien.

Andi Abhy menambahkan bahwa atmosfer positif, kekompakan, dan semangat kebersamaan merupakan nilai fundamental yang senantiasa dipupuk melalui program rutin tersebut. Ketika suasana kerja di dalam rumah sakit terasa harmonis dan suportif, energi positif tersebut secara otomatis akan tersalurkan ke dalam sistem pelayanan kepada pasien, membuat proses perawatan terasa lebih meneduhkan.

"Setiap hari Jumat kami melaksanakan senam bersama sebagai bagian dari upaya membudayakan gaya hidup sehat di lingkungan rumah sakit. Melalui kegiatan ini, kami ingin menciptakan suasana kerja yang lebih positif, kompak, dan penuh semangat sehingga pelayanan kepada pasien dapat berjalan semakin baik," tambahnya.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: