Tragedi UNIFIL: SBY Ungkap Realitas Berat Misi Perdamaian Indonesia

SBY soroti gugurnya prajurit RI di Lebanon, desak investigasi PBB dan evaluasi misi perdamaian di zona konflik aktif.

Tragedi UNIFIL: SBY Ungkap Realitas Berat Misi Perdamaian Indonesia
Foto: screenshot/X/JalurDua/
Bacakan Artikel

Menurutnya, PBB memiliki rekam jejak dalam merespons cepat insiden global. Oleh karena itu, tragedi ini tidak boleh diperlakukan dengan standar berbeda.

Keterlibatan Indonesia dalam misi perdamaian di Lebanon bukan keputusan spontan. Sejak 2006, Indonesia aktif mengirim pasukan sebagai bagian dari komitmen global menjaga perdamaian.

SBY mengungkap bahwa saat itu ia bahkan mengupayakan pengadaan kendaraan tempur dari Prancis untuk mempercepat pengiriman pasukan.

Sejak saat itu, puluhan rotasi Kontingen Garuda telah dikirim, menjadikan Lebanon sebagai salah satu misi terpanjang Indonesia.

SBY menyampaikan pesan yang sederhana namun kuat:

Tetaplah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, tetapi jangan abaikan keselamatan diri. Di tanah air, keluarga menanti dengan harapan dan doa.**

Pilih Halaman: