Warga Belum Dibayar Proyek Sumur Resapan, Begini Tanggapan Pemprov DKI

Ilustrasi - Foto : Google. Jalurdua.com - Jakarta | Mengaku belum mendapat bayaran setelah diperkerjakan dalam penyelesaian proyek sumur resapan sejumlah warga RT 11/RW 16, Kelurahan Bidara Cina,...

Warga Belum Dibayar Proyek Sumur Resapan, Begini Tanggapan Pemprov DKI
Bacakan Artikel

Ari bersama rekannya itu diminta bekerja sebagai buruh lepas untuk menggali sumur resapan dan memasukkan tanah galian ke dalam karung dengan sistem kerja secara borongan.

"Memang waktu itu kebetulan kita lagi nganggur, ditawarin kerja. Satu lubang itu hitungannya Rp80 ribu, sama ngarungin tanah Rp1.500 per karungnya, kerja borongan. Ya sudah mau," ucap Ari.

Ia jelaskan bahwa kesepakatan kerja tersebut terjalin tanpa diketahui perangkat RT/RW setempat, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, serta tidak ada bukti perjanjian resmi.

Akan tetapi mereka menyatakan bahwa banyak warga di sekitar lokasi proyek sumur resapan yang menyaksikan mereka bekerja.

"Di belakang Rusun ini memang ada tiga lubang sumur resapan, tapi kami hanya mengerjakan dua lubang. Karena satu lubangnya dikerjakan sendiri oleh pekerja mandor," kata dia.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: