Aplikasi Google Classroom, Alternatif Belajar Mudah
Penyebaran virus corona sangatlah cepat, dan sampai saat ini telah ditemukan ribuan korban meninggal dunia. Beberapa Negara yang telah terjangkit wabah virus corona, akhirnya menetapkan prosedur...
JALURDUA Penyebaran virus corona sangatlah cepat, dan sampai saat ini telah ditemukan ribuan korban meninggal dunia. Beberapa Negara yang telah terjangkit wabah virus corona, akhirnya menetapkan prosedur lockdown dan social distancing, supaya penyebarannya tidak meluas.
Dengan melakukan kegiatan belajar mengajar di rumah tentunya menjadi sebuah kendala bagi guru dan murid, namun dengan menggunakan Aplikasi Google Classroom hal itu dapat menjadi lebih mudah.
Virus tersebut berdampak pada beberapa sektor seperti perdagangan, pertanian, teknologi, pendidikan, dan lain-lain.
Dampaknya juga mempengaruhi kegiatan sehari-hari. Kegiatan belajar mengajar pun jadi terhambat. Karena virus tersebut, pemerintah pun mengambil langkah dengan memberlakukan kegiatan belajar dirumah. Kebijakan ini diambil, sebagai upaya penekanan penyebaran virus corona.
Melihat dampak yang ditimbulkan oleh virus corona, perusahaan teknologi terbesar yaitu Google, akhirnya menciptakan Google Classroom. Diharapkan dengan adanya Google Classroom, anak-anak dapat mengakses pembelajaran yang dibagikan gurunya, tanpa harus datang ke kelas.
Apa itu Google Classroom?
Google Classroom merupakan produk Google yang terhubung dengan Gmail, Google Drive, Youtube, dan Google Calender yang dalam. Fasilitas yang disajikan pun sangat memudahkan guru dan murid.
Mereka dapat melakukan pembelajaran dimana pun dan kapanpun, cukup dengan mengakses Google Classroom secara online.
Google Classroom adalah suatu manajemen sistem pembelajaran yang dapat digunakan sebagai penyedia bahan ajar, tes yang terintegrasi penilaian.
- Makan Bergizi Gratis Maluku: Pacu Sertifikasi SLHS Demi Siswa
- KRI Bima Suci Berlayar ke Singapura, Misi Diplomasi
- Sinergi Diskominfo Sulsel–BMKG, Perkuat Info Cuaca
- WNA Inggris Intimidasi Warga Renon Diciduk, Ternyata Overstay
- Nasib 24 Burung Langka: Penyelundup ke Filipina Terancam Bui
- Sinergi Diskominfo Sulsel–BMKG, Perkuat Info Cuaca
- Pemkab Bulukumba Perkuat Tata Kelola Data Berbasis Spasial
- Fatmawati Rusdi Perkuat Program ASRI di Sekolah
- Makan Bergizi Gratis Maluku: Pacu Sertifikasi SLHS Demi Siswa
- HUT ke-68 Lombok Barat, Mendes Yandri Soroti Etos Kerja Desa