DADA Catat Pendapatan Melejit 220%, Laba Meroket 684% di Kuartal III

DADA Catat Pendapatan Melejit 220%, Laba Meroket 684% di Kuartal III
Bacakan Artikel

JALURDUA -

EmitenTrust.com - PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp8,24 miliar hingga kuartal III/2026. Angka tersebut melonjak 684,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,05 miliar. Lonjakan laba tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan neto perseroan yang mencapai Rp28,96 miliar, melesat 220% dibandingkan Rp9,05 miliar pada periode Januari-September 2025. Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2026, laba usaha DADA tercatat sebesar Rp16,84 miliar, melonjak 907,4% dibandingkan Rp1,67 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sejalan dengan itu, laba bruto perseroan meningkat 102,2% menjadi Rp12,81 miliar dari sebelumnya Rp6,34 miliar. Dari sisi beban, beban pokok pendapatan meningkat menjadi Rp16,15 miliar dibandingkan Rp2,71 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, beban penjualan dan pemasaran naik menjadi Rp1,12 miliar dari Rp878,18 juta. Di sisi lain, beban umum dan administrasi berhasil ditekan menjadi Rp2,90 miliar dibandingkan Rp3,79 miliar pada kuartal III/2025.Dengan demikian, laba sebelum pajak penghasilan tercatat mencapai Rp8,97 miliar, meningkat 602% dibandingkan Rp1,28 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Adapun laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp8,24 miliar, melonjak sekitar 864,1% dibandingkan Rp855 juta pada September 2025. Sementara itu, laba per saham DADA meningkat menjadi Rp1,109 dibandingkan Rp0,119 pada periode yang sama tahun sebelumnya. Dari sisi neraca, total aset DADA per 30 September 2026 tercatat sebesar Rp636,66 miliar, sedikit turun 0,44% dibandingkan posisi akhir Desember 2025 sebesar Rp639,44 miliar. Sementara itu, total ekuitas perseroan meningkat menjadi Rp363,95 miliar dibandingkan Rp355,70 miliar pada akhir 2025, atau tumbuh sekitar 2,32%. Adapun total liabilitas perseroan mencapai Rp272,72 miliar, turun sekitar 3,77% dibandingkan posisi akhir tahun sebelumnya sebesar Rp283,74 miliar. Dari sisi arus kas, DADA mencatatkan arus kas bersih positif dari aktivitas operasi sebesar Rp12,14 miliar hingga September 2026. Angka tersebut melonjak dibandingkan Rp895,51 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Perseroan juga mencatatkan arus kas bersih dari aktivitas investasi sebesar Rp13,45 miliar. Sementara arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat negatif Rp5,62 miliar, terutama berasal dari pembayaran utang bank.