Investor Jepang Incar 25% Saham DGIK, Begini Skema Transaksinya

Investor Jepang Incar 25% Saham DGIK, Begini Skema Transaksinya
Bacakan Artikel

JALURDUA -

EmitenTrust.com - PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) berpotensi kedatangan investor strategis asal Jepang, Tokyu Construction Co. Ltd. Perusahaan konstruksi Jepang tersebut berencana mengakuisisi 25% saham DGIK yang saat ini dimiliki pemegang saham utama perseroan, PT Global Dinamika Kencana (GDK). Rencana transaksi tersebut terungkap setelah DGIK menerima pemberitahuan dari GDK pada 4 November 2026 mengenai penandatanganan Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) antara GDK dan Tokyu Construction. Melalui kesepakatan bersyarat tersebut, GDK berencana mengalihkan sebagian saham DGIK yang dimilikinya kepada perusahaan asal Jepang tersebut. Apabila seluruh persyaratan pendahuluan dalam CSPA terpenuhi dan transaksi diselesaikan, Tokyu Construction akan menguasai 25% saham DGIK. Meski demikian, realisasi pengalihan saham, tanggal efektif transaksi, serta perubahan komposisi pemegang saham masih bergantung pada pemenuhan persyaratan yang disepakati dalam CSPA dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Manajemen DGIK menyatakan akan terus memantau perkembangan transaksi tersebut serta memenuhi kewajiban keterbukaan informasi kepada publik. Perseroan juga menegaskan bahwa hingga tanggal penyampaian keterbukaan informasi, rencana transaksi tersebut belum menimbulkan dampak material negatif terhadap kegiatan operasional, status hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan.