News and Education Versi penuh
EBis

KAQI Beber Dua Pemilik Manfaat Akhir, Masing-Masing Pegang 38%

Oleh Redaksi 05 Nov 2026 11:09 2 menit baca

JALURDUA -

EmitenTrust.com - PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI) mencatatkan porsi saham publik atau free float sebesar 21,68% dari total saham beredar per akhir Oktober 2026. Sementara itu, Imam Sujono dan Jantra Al Rasyid tercatat sebagai pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) perseroan dengan kepemilikan masing-masing sebesar 38%. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah saham free float KAQI mencapai 449.992.000 saham dari total saham tercatat sebanyak 2.075.800.000 saham. Adapun jumlah saham publik yang dimiliki pemegang saham di bawah 5% tercatat sebanyak 450 juta saham atau setara 21,68%. Angka tersebut tidak mengalami perubahan dibandingkan posisi akhir September 2026. Dari sisi struktur kepemilikan, PT Tahtra Kertajaya tercatat sebagai pemegang saham pengendali KAQI dengan kepemilikan sebanyak 1.625.792.000 saham atau setara 78,32%. Jumlah kepemilikan tersebut juga tidak berubah dibandingkan bulan sebelumnya. Dalam laporan tersebut, Imam Sujono dan Jantra Al Rasyid tercatat sebagai pemilik manfaat akhir atau pengendali tingkat individu KAQI. Keduanya masing-masing memiliki kepemilikan langsung sebesar 38% di perseroan. Sementara itu, dari jajaran manajemen, Imam Sujono yang menjabat sebagai Direktur dan Jantra Al Rasyid selaku Komisaris masing-masing tercatat memiliki 4.000 saham atau setara kurang dari 0,01% saham KAQI. Dari sisi jumlah investor, KAQI justru mengalami penurunan jumlah pemegang saham. Hingga akhir Oktober 2026, jumlah pemegang saham nasabah pemilik Single Investor Identification (SID) tercatat sebanyak 10.044 investor, berkurang 318 investor dibandingkan posisi akhir September 2026 sebanyak 10.362 investor. Perseroan juga melaporkan tidak memiliki saham treasuri hingga akhir Oktober 2026. Dengan demikian, struktur kepemilikan saham KAQI masih didominasi PT Tahtra Kertajaya, sementara porsi saham publik yang diperhitungkan sebagai free float tercatat sebesar 21,68%.