Gabah Bergerak Keluar Daerah, Penggiling Bulukumba Desak DPRD Gelar RDP
Ketahanan pangan Bulukumba terancam akibat eksodus gabah ke luar daerah. FPPLB desak DPRD segera gelar RDP untuk bendung lonjakan harga beras lokal.
"Kami melihat ada pergerakan masif pembeli dari luar daerah yang menyerap gabah petani kita dengan harga tinggi. Di satu sisi ini menguntungkan petani sesaat, namun di sisi lain, ini ancaman bagi kedaulatan pangan kita sendiri," tegas Koordinator FPPLB, Abbana, dengan nada penuh kekhawatiran.
Menurutnya, ironi sedang terjadi. Gabah dipanen dari tanah Bulukumba, namun segera diangkut keluar, meninggalkan gudang-gudang penggilingan lokal dalam keadaan kosong. Dampaknya nyata: operasional penggilingan terhenti, dan potensi lonjakan harga beras di pasar-pasar tradisional di Bulukumba pun tinggal menunggu waktu.
DPRD Didesak Gelar RDP Guna Perkuat Satgas Pangan
Meskipun Bupati Bulukumba telah memberikan respons cepat terhadap pernyataan sikap forum, FPPLB menilai perlu adanya langkah hukum yang lebih konkret. Payung kebijakan yang kuat diperlukan untuk memastikan stabilitas stok cadangan pangan daerah tetap terjaga di tengah krisis.
- Kebakaran hutan dan lahan di Nagan Raya Aceh 'meluas hingga 90 hektare' – 'Api b...
- Piala Dunia 2026: Harry Kane dan Lini Pertahanan Krusial buat Inggris
- UNVR Tetapkan Jadwal Dividen Jumbo, Yield Capai 7,2%
- Indonesia Vs Oman: Garuda Tetap Solid Meski Tanpa Idzes
- TOTO Jadwalkan Sisa Dividen Rp134,1M, Cum Date 11 Juni
- Investasi Agribisnis Bulukumba Dijaga Ketat, Jangan Kertas!
- Cinta Bulukumba, Pesan Andi Utta saat Lantik 94 PNS Baru
- Posyandu Era Baru Bulukumba Diawasi Istri Anggota Dewan
- Kebakaran hutan dan lahan di Nagan Raya Aceh 'meluas hingga 90 hektare' – 'Api b...
- Piala Dunia 2026: Harry Kane dan Lini Pertahanan Krusial buat Inggris
