Gabah Bergerak Keluar Daerah, Penggiling Bulukumba Desak DPRD Gelar RDP
Ketahanan pangan Bulukumba terancam akibat eksodus gabah ke luar daerah. FPPLB desak DPRD segera gelar RDP untuk bendung lonjakan harga beras lokal.
Kurangnya pasokan gabah lokal memaksa mesin-mesin penggilingan berhenti berdenyut. Kondisi ini, menurut Hj. Nir, berujung pada potensi inflasi yang akan langsung membebani kantong masyarakat kecil. Koordinasi lintas sektoral pun dianggap mendesak agar Bulog bisa bersaing secara adaptif dalam menyerap gabah lokal untuk cadangan pemerintah.
Harapannya jelas: petani tetap mendapatkan kesejahteraan dari harga gabah yang layak, namun keberlangsungan penggilingan lokal harus tetap terjamin. Dengan pengawasan yang tepat, kedaulatan pangan Bulukumba tidak akan tergadai hanya demi keuntungan sesaat pihak luar.***
- Kebakaran hutan dan lahan di Nagan Raya Aceh 'meluas hingga 90 hektare' – 'Api b...
- Piala Dunia 2026: Harry Kane dan Lini Pertahanan Krusial buat Inggris
- UNVR Tetapkan Jadwal Dividen Jumbo, Yield Capai 7,2%
- Indonesia Vs Oman: Garuda Tetap Solid Meski Tanpa Idzes
- TOTO Jadwalkan Sisa Dividen Rp134,1M, Cum Date 11 Juni
- Investasi Agribisnis Bulukumba Dijaga Ketat, Jangan Kertas!
- Cinta Bulukumba, Pesan Andi Utta saat Lantik 94 PNS Baru
- Posyandu Era Baru Bulukumba Diawasi Istri Anggota Dewan
- Kebakaran hutan dan lahan di Nagan Raya Aceh 'meluas hingga 90 hektare' – 'Api b...
- Piala Dunia 2026: Harry Kane dan Lini Pertahanan Krusial buat Inggris
