Riset Plasma Darah untuk Pasien Corona di RSPAD Ada Hasil Melegakan
"Selain convalensense plasma kita juga sedang mengembangkan serum. Kita coba membuat serum anti COVID-19 yang merupakan kerjasama biofarma LIPI dan IPB yang kita harapkan nantinya bisa jadi alternatif juga untuk kesembuhan pasien COVID-19,"
Bambang menuturkan, selain bekerja sama dengan Kemenkes, mereka juga melibatkan ikut lembaga Eijkman Institute for Molecular Biology. Ia berharap vaksin dapat segera dirampungkan penelitiannya.
“Terakhir mengenai vaksin saat ini lembaga Eijkman sedang melakukan holding sequencing . Eijkman sedang berupaya memulai upaya pembuatan vaksin yang tidak membutuhkan waktu yang tidak pendek. Vaksin yang dikembangkan di Indonesia adalah nanti yang ditekankan bisa menekan virus,” tutur Bambang.
"Selain convalensense plasma kita juga sedang mengembangkan serum. Kita coba membuat serum anti COVID-19 yang merupakan kerjasama biofarma LIPI dan IPB yang kita harapkan nantinya bisa jadi alternatif juga untuk kesembuhan pasien COVID-19," tutupnya.
Sebelumnya, Ketua PMI Jusuf Kalla menyebut pihaknya tengah menyiapkan obat antibodi bagi para pasien corona. Menurut JK, obat antibodi tersebut dibentuk dari susunan dasar plasma darah yang diambil dari spesimen penderita COVID-19.
Melalui cara itu diharapkan pemerintah dapat menyiapkan obat-obatan untuk meningkatkan antibodi masyarakat di luar vitamin.
- Makan Bergizi Gratis Maluku: Pacu Sertifikasi SLHS Demi Siswa
- KRI Bima Suci Berlayar ke Singapura, Misi Diplomasi
- Sinergi Diskominfo Sulsel–BMKG, Perkuat Info Cuaca
- WNA Inggris Intimidasi Warga Renon Diciduk, Ternyata Overstay
- Nasib 24 Burung Langka: Penyelundup ke Filipina Terancam Bui
- Imunisasi MR Tenaga Kesehatan Dimulai, Kemenkes Targetkan 290 Ribu Penerima
- Imunisasi Campak Bulukumba Dikebut, Warga Diminta Waspada
- Wagub Sulsel Resmikan Gerakan Anti-Stunting di Bulukumba, Puji Penurunan 8,5 Per...
- Makan Bergizi Gratis Maluku: Pacu Sertifikasi SLHS Demi Siswa
- KRI Bima Suci Berlayar ke Singapura, Misi Diplomasi