Aktivis era 80: RR Sosok Pemimpin Ideal Ditengah Ancaman Ekonomi dan Disintegrasi
Jakarta - Santoso, mantan aktivis mahasiswa asal kota Jogjajakarta era tahun 1980-an yang kini menetap di kawasan perkampungan bantaran kali Ciliwung, Bidaracina, Jatinegara, Jakarta Timur mengaku se...
JALURDUA Jakarta - Santoso, mantan aktivis mahasiswa asal kota Jogjajakarta era tahun 1980-an yang kini menetap di kawasan perkampungan bantaran kali Ciliwung, Bidaracina, Jatinegara, Jakarta Timur mengaku setuju dan mendukung berbagai kritik dan gagasan yang disampaikan oleh ekonom senior Dr.Rizal Ramli (RR) diberbagai media dan diskusi. Hal ini disampaikan ke redaksi Jalurdua.com melalui komunikasi Whatsapp, Sabtu malam, 15/4/2023.
Menurutnya, hal positif terkait RR perlu disampaikan ke publik, mengingat adanya buzzeRp (warga sosmed) yang kerjanya hanya memuji keberhasilan semu pemerintah, menangkap para oposisi, termasuk memojokkan kritik dan gagasan mantan Penasehat ABRI dan Polri, Dr. Rizal Ramli (awal masa reformasi 1998).
Sambungnya lagi, kritik yang disampaikan RR terhadap rezim Jokowi sangatlah relevan, apa adanya dan bukan hoax, dan itu ia lakukan baik saat berada dalam pemerintahan, maupun diluar Pemerintahan. Karenanya tak jarang RR mendapat tekanan dan upaya untuk menjegal dirinya dari Kabinet, yang pada akhirnya RR harus tersingkir akibat sikapnya menentang keras praktek KKN yang dilakukan oleh oknum pejabat negara.
Karenanya hal itu perlu disampaikan ke publik, agar publik pun bisa melihat dengan jernih, mana sosok pemimpin yang peduli dan pro rakyat, dan mana yang sebaliknya, mengabdi kepada oligarki para kaum pemodal.
"Sepanjang saya menjadi aktivis, dalam melakukan kritik kepada pemerintah sejak jaman Orde Baru hingga saat ini, saya tidak menemukan satu hal yang bisa dijadikan bahan luntuk mengkritik RR selama dia menjabat di berbagai posisi didala. pemerintahan, sejak awal reformasi hingga periode pertama Jokowi," tegas Dos Santos yang juga sebagai tokoh komunitas paguyuban warga kali ciliwung, Jatinegara, Jakarta Timur.
- WNA Inggris Intimidasi Warga Renon Diciduk, Ternyata Overstay
- Nasib 24 Burung Langka: Penyelundup ke Filipina Terancam Bui
- HUT ke-68 Lombok Barat, Mendes Yandri Soroti Etos Kerja Desa
- Menaker Yassierli Dorong Hubungan Industrial Naik Kelas
- Apresiasi Kementan: Percepatan Klaim Asuransi Tani di Lamongan
- HUT ke-68 Lombok Barat, Mendes Yandri Soroti Etos Kerja Desa
- Apresiasi Kementan: Percepatan Klaim Asuransi Tani di Lamongan
- Dandim 1411 Bulukumba: Kenaikan Pangkat Bukan Hadiah Gratis
- WNA Inggris Intimidasi Warga Renon Diciduk, Ternyata Overstay
- Nasib 24 Burung Langka: Penyelundup ke Filipina Terancam Bui