Anggap Rakyat Sampah, Ketua DPD Bakal Halangi Jokowi 3 Periode
Foto : Pikiran Rakyat Jalurdua.com - Jakarta | Dia mengatakan Pemerintah saat ini menganggap rakyat hanya sebagai pemberi suara setiap lima tahun sekali. Meski sejumlah tokoh dan akademisi meny...
JALURDUA Foto : Pikiran Rakyat
Jakarta | Dia mengatakan Pemerintah saat ini menganggap rakyat hanya sebagai pemberi suara setiap lima tahun sekali.
Meski sejumlah tokoh dan akademisi menyampaikan kritikan, mereka tetap saja mengesahkan aturan tersebut.
"Lalu di mana sebenarnya kedaulatan hakiki rakyat Indonesia sebagai pemilik sah negara ini? dianggap apa sebenarnya rakyat ini? dianggap sampah yang dibutuhkan suaranya lima tahun sekali saja," kata La Nyalla Mattalitti, Minggu, 20 Maret 2022 lalu.
"Padahal negara ini ada dan lahir karena adanya rakyat, bukan karena partai politik. Dan partai politik baru masuk ke dalam sistem tata negara kita berdasarkan maklumat wakil presiden Muhammad Hatta pada tiga November 1945," tuturnya menambahkan.
- Pengrajin Pinisi Bulukumba Tembus Pasar Dunia
- BPS Canangkan Desa Cantik Rilau Ale, Ubah Desa Jadi Subjek Data
- Apdesi Merah Putih Deklarasi Desa Bersinar di Bulukumba
- Pemkab Bulukumba Perkuat Tata Kelola Data Berbasis Spasial
- Jelang 70 Tahun Diplomasi: Indonesia-Jepang Kian Solid
- Iran yang Terlalu Baik atau Indonesia yang Terlalu Tidak Tahu Diri?
- Ayah, ‘Bentar ya’, dan Tragedi yang Terlambat Disadari
- Dari Bulukumba, Refleksi HPN 2026 untuk Pers Indonesia
- Pengrajin Pinisi Bulukumba Tembus Pasar Dunia
- BPS Canangkan Desa Cantik Rilau Ale, Ubah Desa Jadi Subjek Data