Apresiasi Wabup Edy Manaf untuk Skuad Muda Bulukumba United
Tim Bulukumba United U-16 raih Juara 3 International Youth Football Tournament di Bali. Wabup Edy Manaf apresiasi talenta muda Butta Panrita Lopi di level dunia.
JALURDUA BULUKUMBA - Riuh tepuk tangan peserta apel gabungan di halaman Kantor Bupati Bulukumba, Senin pagi, 13 April 2026, mendadak pecah saat sekelompok remaja dengan jersey kebanggaan melangkah maju. Di bawah matahari pagi yang mulai menyengat, Wakil Bupati Andi Edy Manaf menyambut mereka bukan sekadar sebagai tamu, melainkan sebagai pahlawan olahraga. Tim Bulukumba United U-16 baru saja pulang membawa pulang kehormatan: Juara 3 kategori Diamond pada International Youth Football Tournament di Bali, sebuah panggung yang mempertemukan talenta muda lintas negara.
Kemenangan ini bukan sekadar angka di papan skor. Bagi anak-anak dari Bumi Panrita Lopi, turnamen yang digelar pada 2–5 April lalu itu adalah ujian nyali. Di sana, mereka tidak hanya melawan taktik lawan, tetapi juga menaklukkan rasa gugup saat berhadapan dengan tim-tim mancanegara. Keberhasilan meraih podium ketiga di kategori elit adalah bukti otentik bahwa pembinaan akar rumput di daerah tidak bisa dipandang sebelah mata.
Ujian Nyali di Pulau Dewata
Pelatih Bulukumba United U-16, Ronal Regend, mengenang bagaimana anak asuhnya harus jatuh bangun di Bali. Baginya, atmosfer kompetisi internasional memiliki "tekanan" yang sangat berbeda dibandingkan turnamen lokal. Setiap operan dan transisi bertahan diuji habis-habisan oleh tim lawan yang memiliki keunggulan fisik dan jam terbang tinggi.
- Kurdiansyah Anggoro Pantau Pesanan Pinisi Surya Paloh
- Pengrajin Pinisi Bulukumba Tembus Pasar Dunia
- BPS Canangkan Desa Cantik Rilau Ale, Ubah Desa Jadi Subjek Data
- Apdesi Merah Putih Deklarasi Desa Bersinar di Bulukumba
- Pemkab Bulukumba Perkuat Tata Kelola Data Berbasis Spasial
- Mariorennu United Siap All Out Lawan Mentari FC
- Apresiasi Wabup Edy Manaf untuk Skuad Muda Bulukumba United
- Prabowo Subianto: Pencak Silat Adalah Cermin Kepribadian Bangsa
- Iran yang Terlalu Baik atau Indonesia yang Terlalu Tidak Tahu Diri?
- Ayah, ‘Bentar ya’, dan Tragedi yang Terlambat Disadari