Aset Bulukumba Diaudit: Randis Bodong Bakal Dilelang!
BKAD Bulukumba dan BPK periksa fisik kendaraan dinas (randis) di Gedung Pinisi. Pastikan pajak dibayar dan aset tertib. Kendaraan rusak terancam dilelang!
JALURDUA BULUKUMBA – Debu tipis menyelimuti deretan jok motor dan kap mobil yang terparkir rapi di basemen Gedung Pinisi, Senin pagi, 13 April 2026. Suasana yang biasanya lengang mendadak riuh oleh suara mesin dan gesekan nomor rangka. Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) resmi memulai "operasi senyap" pemeriksaan fisik kendaraan dinas (randis) milik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga Rabu lusa.
Langkah ini bukan sekadar rutinitas birokrasi. Bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Inspektorat, BKAD ingin memastikan bahwa setiap rupiah pajak rakyat yang dikonversi menjadi kendaraan operasional benar-benar ada wujudnya. Bukan sekadar angka di atas kertas, apalagi aset yang "menghilang" tanpa jejak.
Memburu Randis di Balik Laporan Kertas
Kepala Bidang Aset BKAD Bulukumba, Astriawan Akni, tampak sibuk mencocokkan dokumen dengan kondisi fisik kendaraan di lapangan. Baginya, pemeriksaan ini adalah momen pembuktian integritas pengelolaan aset daerah.
“Kami ingin memastikan apakah kendaraan dinas yang dilaporkan benar-benar ada secara fisik, pajaknya dibayar, serta bagaimana kondisi pemeliharaan dan penggunaannya,” ujar Astriawan di sela kesibukannya memantau unit roda dua dan roda empat.
- Kurdiansyah Anggoro Pantau Pesanan Pinisi Surya Paloh
- Pengrajin Pinisi Bulukumba Tembus Pasar Dunia
- BPS Canangkan Desa Cantik Rilau Ale, Ubah Desa Jadi Subjek Data
- Apdesi Merah Putih Deklarasi Desa Bersinar di Bulukumba
- Pemkab Bulukumba Perkuat Tata Kelola Data Berbasis Spasial
- Kurdiansyah Anggoro Pantau Pesanan Pinisi Surya Paloh
- BPS Canangkan Desa Cantik Rilau Ale, Ubah Desa Jadi Subjek Data
- Apdesi Merah Putih Deklarasi Desa Bersinar di Bulukumba
- Mendes Yandri ke Bupati Gowa: Desa Wisata Jangan Jadi Penonton
- Desa Tematik Didorong, Bulukumba Siap Jadi Percontohan