Asuransi Sinar Mas Selenggarakan Seminar Kesehatan Dihari Pelanggan Nasional
Jalurdua.com- Jakarta, 4 September 2020, PT Asuransi Sinar Mas menyelenggarakan seminar kesehatan bagi para nasabah bertepatan dengan Hari Pelanggan Nasional. Seminar kesehatan yang diselenggarakan s...
JALURDUA Jakarta, 4 September 2020, PT Asuransi Sinar Mas menyelenggarakan seminar kesehatan bagi para nasabah bertepatan dengan Hari Pelanggan Nasional. Seminar kesehatan yang diselenggarakan secara online ini mengangkat tema Happy Hipoxia pada COVID - 19. dengan nara sumber Dr. Vito A. Damay, Sp.JP(K), M.Kes, FiHA, FAsCC, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah.
“Pelanggan merupakan aset bagi setiap perusahaan. Acara seminar kesehatan ini kami adakan sebagai salah satu bentuk kepedulian kami terhadap pelanggan yang telah memberikan kontribusi dalam perkembangan Asuransi Sinar Mas”, jelas Dumasi M M Samosir, Direktur PT Asuransi Sinar Mas.
Seminar kesehatan merupakan acara yang diselenggarakan oleh PT Asuransi Sinar Mas secara rutin setiap 2 (dua) minggu sekali. Sebelum pandemi, kegiatan dilakukan di Ballroom Plaza Simas dengan menampilkan berbagai materi yang terkait kesehatan. Namun di masa adaptasi kebiasaan baru sekarang ini, seminar kesehatan pun diselenggarakan secara online dan juga dapat diakses melalui live streaming di channel youtube Asuransi Sinar Mas.
“Sesuai dengan komitmen Serving With Heart, Asuransi Sinar Mas ingin terus memberikan yang terbaik bagi para pelanggan di tengah pandemi yang masih berlangsung. Edukasi mengenai kesehatan yang terkait dengan Covid -19 terus dilakukan melalui newsletter, website, mobile application dan media sosial. Panduan mengenai kesehatan juga kami sebarkan agar nasabah tetap sehat di masa pandemi” lanjut Dumasi.
Topik yang diangkat pada seminar kali ini adalah mengenai Happy Hipoxia pada COVID-19. Suatu kondisi yang ditemukan di beberapa pasien COVID-19. Happy hypoxia adalah kondisi yang muncul ketika kadar oksigen di tubuh menurun drastis. Biasanya, orang yang mengalami hipoksia akan merasa sesak napas, batuk-batuk, detak jantung cepat, serta napas yang berbunyi. Namun pada orang-orang yang mengalami happy hypoxia, gejala-gejala tersebut tidaklah muncul. Sebaliknya, mereka tetap bisa berkegiatan seperti biasa, padahal organ-organ vital di tubuhnya sudah kekurangan oksigen.
- Makan Bergizi Gratis Maluku: Pacu Sertifikasi SLHS Demi Siswa
- KRI Bima Suci Berlayar ke Singapura, Misi Diplomasi
- Sinergi Diskominfo Sulsel–BMKG, Perkuat Info Cuaca
- WNA Inggris Intimidasi Warga Renon Diciduk, Ternyata Overstay
- Nasib 24 Burung Langka: Penyelundup ke Filipina Terancam Bui
- Makan Bergizi Gratis Maluku: Pacu Sertifikasi SLHS Demi Siswa
- HUT ke-68 Lombok Barat, Mendes Yandri Soroti Etos Kerja Desa
- Apresiasi Kementan: Percepatan Klaim Asuransi Tani di Lamongan
- KRI Bima Suci Berlayar ke Singapura, Misi Diplomasi
- Sinergi Diskominfo Sulsel–BMKG, Perkuat Info Cuaca