Dugaan Korupsi di Dinas Kesehatan Paluta, PB FPP Paluta Desak Kejaksaan Bertindak
Padang Lawas Utara – Pengurus Besar Forum Pemuda Peduli Kabupaten Padang Lawas Utara (PB FPP Paluta) mengeluarkan pernyataan sikap terkait dugaan korupsi dalam empat proyek rehabilitasi Puskesmas Pem...
JALURDUA Padang Lawas Utara – Pengurus Besar Forum Pemuda Peduli Kabupaten Padang Lawas Utara (PB FPP Paluta) mengeluarkan pernyataan sikap terkait dugaan korupsi dalam empat proyek rehabilitasi Puskesmas Pembantu di bawah Dinas Kesehatan setempat. Mereka mendesak pihak berwenang untuk segera mengusut tuntas kasus ini.
Berdasarkan hasil investigasi lapangan, forum ini menemukan indikasi penyimpangan dalam proyek-proyek yang dibiayai APBD 2024, dengan total anggaran masing-masing sebesar Rp 408.400.000. Proyek yang diduga bermasalah meliputi:
- Rehabilitasi Puskesmas Pembantu Sibayo
- Rehabilitasi Puskesmas Pembantu Pasar Sayur Matinggi
- Rehabilitasi Puskesmas Pembantu Hitarian
- Rehabilitasi Puskesmas Pembantu Sibur-bur
Mereka mencurigai adanya praktik kolusi dan korupsi yang melibatkan Kepala Dinas Kesehatan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta pihak rekanan proyek. Dugaan ini diperkuat dengan indikasi bahwa perencanaan dan penyusunan RAB tidak sesuai spesifikasi teknis, pelaksanaan proyek tidak transparan, serta adanya indikasi mark-up anggaran demi keuntungan pribadi.
Forum Pemuda Peduli Paluta menyampaikan lima tuntutan utama:
- Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara segera mengusut dugaan korupsi ini.
- Kejaksaan turun langsung ke lapangan untuk melakukan verifikasi dan penyelidikan.
- Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara memanggil dan memeriksa pihak terkait.
- Bupati Padang Lawas Utara mengevaluasi serta mencopot Kepala Dinas Kesehatan jika terbukti bersalah.
- Proses hukum tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.
Ketua Forum Pemuda Peduli Paluta: Kami Akan Terus Mengawal Kasus Ini
Ketua Pengurus Besar Forum Pemuda Peduli Kabupaten Padang Lawas Utara, Sadar Putra A.G.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas.
- WNA Inggris Intimidasi Warga Renon Diciduk, Ternyata Overstay
- Nasib 24 Burung Langka: Penyelundup ke Filipina Terancam Bui
- HUT ke-68 Lombok Barat, Mendes Yandri Soroti Etos Kerja Desa
- Menaker Yassierli Dorong Hubungan Industrial Naik Kelas
- Apresiasi Kementan: Percepatan Klaim Asuransi Tani di Lamongan
- HUT ke-68 Lombok Barat, Mendes Yandri Soroti Etos Kerja Desa
- Apresiasi Kementan: Percepatan Klaim Asuransi Tani di Lamongan
- Dandim 1411 Bulukumba: Kenaikan Pangkat Bukan Hadiah Gratis
- WNA Inggris Intimidasi Warga Renon Diciduk, Ternyata Overstay
- Nasib 24 Burung Langka: Penyelundup ke Filipina Terancam Bui