Gelar Aksi Ke II ; JMB Tabagsel Sebut Dishub Kota Psp Lari Dari Arah Pembangunan Kota Psp
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam satu lembaga organisasi yakni Dewan Pimpinan Pusat Jaringan Mahasiswa Bersatu (JMB - TABAGSEL) melakukan aksi unjuk rasa ke dua kalinya di kantor Dinas Perhubun...
JALURDUA Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam satu lembaga organisasi yakni Dewan Pimpinan Pusat Jaringan Mahasiswa Bersatu (JMB - TABAGSEL) melakukan aksi unjuk rasa ke dua kalinya di kantor Dinas Perhubungan Kota Padang Sidimpuan Senin (13/03/2023).
Dalam aksi ke dua kali ini, massa aksi yang dalam hal ini di kordinatori oleh Rahmad Fauzi harahap menyampaikan dalam orasi nya bahwa plt kepala dinas perhubungan agar kiranya memberikan klarifikasi terbuka kepada publik atas persoalan yang terjadi di tubuh dinas perhubungan sesuai dalam tuntutan kami tersbut. Ujarnya
Massa JMB TABAGSEL meminta untuk kesekian kalinya kepada kepala dinas perhubungan kota padang sidimpuan agar memberikan penjelasan dan klarifikasi secara terbuka di depan umum sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku (pertanggung jawaban) atas dugaan tindak pidana korupsi dan penyalah gunaan anggaran pada T.A 2021. Di tubuh dinas perhubungan. Sebab kita menilai dalam anggaran tahun 2021 yakni sebesar 2.011.600.500 yang di peruntukkan dalam pelaksanaan manajemen dan rekayasa lalu lintas untuk jalan kota padang sidimpuan. Adapun pada T.A 2021 yang dianggarkan untuk penyediaan perlengkapan sebesar 98. 934.790 dan untuk perbelanjaan rambu rambu lalu lintas pada T.A 2021dengan nilai sebesar 85.108.720 dan ini jelas tertuang pada pagu anggaran tahun 2021.

Pertanyaan nya , dengan anggaran sebesar tersebut jika dilihat dari pembangungan insfratuktur yang ada di kota padang sidimpuan dalam hal ini kebijakan yang di buat oleh pihak dinas perhubungan dinilai amburadul ? ( tidak sesuai yang di harapkan ) jika kita menyentuh pada arah kebijakan pemerintah kota padang sidimpuan di tahun 2021 bahwa di tahun 2021 merupakan tahap pembangunan, yang dimana harapan ini dapat mewujudkan kota padang sidimpuan yang aman dan nyaman. Dalam hal ini kita menyentuh pada lampu merah (traffick light) dimana seharusnya kota padangsidimpuan sudah memiliki lampu merah yang aktif, namun nyatanya dari 2018 sampai sekarang hampir lima tahun lampu merah hanya di buat sebagai pajangan saja. Ujar Amrul harahap ketua JMB TABAGSEL dalam orasinya.
Dalam unras yang berdurasi hampir 1 jam, kepala dinas perhubungan enggan untuk bersua dan menanggapi massa. Dalam aksi tersebut massa melakukan bakar ban sebab mereka merasa kekecewaan.
- WNA Inggris Intimidasi Warga Renon Diciduk, Ternyata Overstay
- Nasib 24 Burung Langka: Penyelundup ke Filipina Terancam Bui
- HUT ke-68 Lombok Barat, Mendes Yandri Soroti Etos Kerja Desa
- Menaker Yassierli Dorong Hubungan Industrial Naik Kelas
- Apresiasi Kementan: Percepatan Klaim Asuransi Tani di Lamongan
- HUT ke-68 Lombok Barat, Mendes Yandri Soroti Etos Kerja Desa
- Apresiasi Kementan: Percepatan Klaim Asuransi Tani di Lamongan
- Dandim 1411 Bulukumba: Kenaikan Pangkat Bukan Hadiah Gratis
- WNA Inggris Intimidasi Warga Renon Diciduk, Ternyata Overstay
- Nasib 24 Burung Langka: Penyelundup ke Filipina Terancam Bui