Riset Terbaru: Tradisi Pembuatan Pinisi Hadapi Tekanan Global

Bukan sekadar warisan budaya, pembuatan perahu Pinisi kini terjepit krisis kayu dan modernisasi. Ini langkah penyelamatan dari para ahli.

Riset Terbaru: Tradisi Pembuatan Pinisi Hadapi Tekanan Global
Salah satu pemateri memaparkan hasil penelitian mengenai kapasitas adaptif industri Pinisi.(Foto: Dok, Humas)
Bacakan Artikel

Penguatan Tata Kelola Kayu yang Transparan demi menjamin ketersediaan bahan baku secara berkelanjutan.

Dokumentasi Pengetahuan Lokal secara digital serta pengembangan pariwisata berbasis komunitas (community-based tourism).

Landasan Kebijakan Berbasis Bukti


Sekretaris Daerah Kabupaten Bulukumba, Muh. Ali Saleng, yang membuka acara ini bersama Ketua Bapperida Bulukumba, A. Irma Darmayanti, menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi nyata para akademisi FISIP Unhas.

Pemerintah Kabupaten Bulukumba berkomitmen menjadikan hasil penelitian ini sebagai referensi penting dan basis bukti (evidence-based policy) dalam penyusunan kebijakan daerah ke depan.

Melalui diseminasi ini, FISIP Unhas dan Pemkab Bulukumba berharap hasil riset tidak berakhir sebagai tumpukan kertas laporan di perpustakaan. Harus ada langkah nyata dan kolaborasi konkret demi menjaga agar kepunahan tidak mendahului kejayaan Pinisi sebagai warisan dunia.***

Pilih Halaman: