Pelantikan Askab PSSI Bulukumba 2025–2029 Dikecam, Sekretaris Diminta Diganti
BULUKUMBA – Prosesi pelantikan pengurus Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Bulukumba untuk periode 2025–2029, yang digelar pada Senin, 28 April 2025, di Aula Gedung Pinisi, menuai kecaman keras. Aca...
Andi Ahmad menyoroti kinerja Sekretaris Umum (Sekum) Askab PSSI, Akmal, yang dinilainya tidak memiliki pengalaman memadai untuk mengelola organisasi sebesar Askab PSSI. "Kegagalan acara ini menunjukkan Sekum tidak mampu menjalankan tugas. Ketua Askab, H. Patudangi, harus segera menggantinya agar tidak timbul masalah lebih besar," tegasnya.
Menanggapi kritik tersebut, Ketua Askab PSSI Bulukumba, H. Patudangi Azis, membela panitia. Ia menegaskan bahwa semua pengurus yang diundang telah disediakan seragam. "Masalahnya, beberapa pengurus datang terlambat sehingga tidak sempat mengambil seragam," ujar anggota DPRD Sulsel ini.
Terkait posisi Akmal sebagai Sekum, Patudangi menjelaskan bahwa Akmal telah dipilih secara definitif oleh Tim Formatur. "Akmal adalah pengurus baru. Beri kami waktu untuk bekerja demi kemajuan sepak bola Bulukumba," pungkasnya.
- 1
- 2
- WNA Inggris Intimidasi Warga Renon Diciduk, Ternyata Overstay
- Nasib 24 Burung Langka: Penyelundup ke Filipina Terancam Bui
- HUT ke-68 Lombok Barat, Mendes Yandri Soroti Etos Kerja Desa
- Menaker Yassierli Dorong Hubungan Industrial Naik Kelas
- Apresiasi Kementan: Percepatan Klaim Asuransi Tani di Lamongan
- HUT ke-68 Lombok Barat, Mendes Yandri Soroti Etos Kerja Desa
- Apresiasi Kementan: Percepatan Klaim Asuransi Tani di Lamongan
- Dandim 1411 Bulukumba: Kenaikan Pangkat Bukan Hadiah Gratis
- WNA Inggris Intimidasi Warga Renon Diciduk, Ternyata Overstay
- Nasib 24 Burung Langka: Penyelundup ke Filipina Terancam Bui
- Piala Dunia U-16 2026: Ambisi Besar Bulukumba United di Bandung
- Dandim 1411 Bulukumba: Kenaikan Pangkat Bukan Hadiah Gratis
- Apresiasi Kementan: Percepatan Klaim Asuransi Tani di Lamongan
- Nasib 24 Burung Langka: Penyelundup ke Filipina Terancam Bui
- Menaker Yassierli Dorong Hubungan Industrial Naik Kelas