Pelatihan Membatik Shibori Makassar Siasati Kurang Stok Kain

Kendala stok kain justru bawa berkah. Siswa SRMP 23 ikuti pelatihan membatik Shibori Makassar secara langsung untuk tuntaskan pesanan sarung pantai.

Pelatihan Membatik Shibori Makassar Siasati Kurang Stok Kain
Foto: Sebanyak 130 siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 23 Makassar terjun langsung mengikuti pelatihan membatik Shibori Makassar/JalurDua/
Bacakan Artikel


Owner Rumah Membatik Bunga Mawar, Andi Mawarwati, turun tangan langsung memandu proses kreatif ini. Didampingi dua instruktur berpengalaman, Herawati dan Nurlela, mereka membimbing para siswa dari tahap paling dasar. Pengalaman baru ini tidak hanya diikuti oleh para murid, tetapi juga memicu rasa penasaran para guru, wali asuh, dan wali asrama yang ikut mendampingi di lokasi.

“Alhamdulillah, siswa sangat antusias. Mereka tidak hanya mendapatkan produk jadi, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung membuat karya batik sendiri,” ujar Andi Mawarwati saat menjelaskan bagaimana ide pelatihan membatik Shibori Makassar ini pertama kali tercetus di tengah keterbatasan logistik.

Dengan penuh kesabaran, para instruktur mengajari anak-anak cara melipat, mengikat, hingga mencelupkan kain untuk menghasilkan motif Shibori yang presisi. Tidak kalah menantang, teknik batik tulis tradisional juga diperkenalkan. Jemari para siswa yang biasa memegang gawai, hari itu belajar mengendalikan canting dengan penuh konsentrasi agar lilin cair mengalir sempurna di atas kain.

Sentuhan Karakter di Setiap Helai Kain

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: