Apresiasi Kementan: Percepatan Klaim Asuransi Tani di Lamongan

Kementerian Pertanian percepat klaim Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) di Lamongan. Dana cair Rp50 juta untuk petani terdampak banjir agar bisa segera tanam kembali.

Apresiasi Kementan: Percepatan Klaim Asuransi Tani di Lamongan
Foto: penyaluran klaim melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Klaim disalurkan oleh PT Asuransi Jasa Indonesia bekerja sama dengan PT Pos Indonesia/pertanian.go.id/
Bacakan Artikel

Hanik, Kasubid Pembiayaan DKPP, menjelaskan bahwa ketelitian verifikasi adalah kunci agar bantuan tidak salah sasaran. "Petani penerima merupakan mereka yang benar-benar mengalami puso akibat banjir. Kami pastikan prosesnya sesuai ketentuan agar mereka bisa segera tanam kembali tanpa kendala modal," jelasnya.

Transformasi Mitigasi Risiko Tani


Melihat dampak banjir Lamongan, tantangan pertanian ke depan akan semakin berat akibat fenomena cuaca yang sulit diprediksi. Namun, dengan premi terjangkau sebesar Rp180.000 per hektar—yang sebagian besar disubsidi pemerintah—AUTP menjadi solusi paling logis bagi petani gurem.

Ke depan, efektivitas AUTP tidak hanya diukur dari seberapa besar dana yang cair, tetapi seberapa cepat dana tersebut sampai ke tangan petani. Digitalisasi sistem pelaporan kerusakan diharapkan menjadi langkah selanjutnya agar "trauma" gagal panen bisa segera terobati dengan kepastian permodalan yang instan.**

Pilih Halaman: