Prabowo Subianto: Pencak Silat Adalah Cermin Kepribadian Bangsa
Presiden Prabowo Subianto tegaskan pencak silat adalah cermin kepribadian bangsa dan instrumen ketahanan nasional dalam Munas XVI IPSI 2026 di Jakarta.
"Kalau tiap dukuh, tiap desa, tiap kecamatan masyarakatnya kuat, masyarakatnya baik, stabil, tenang, maka bangsa ini kuat," tegas Kepala Negara.
Ia kemudian membawa hadirin kembali ke masa silam, sebuah catatan sejarah yang getir namun heroik. Prabowo menceritakan bagaimana pencak silat sempat menjadi "ilmu terlarang" di bawah penjajahan asing. Para guru silat zaman dahulu harus memutar otak agar warisan ini tidak punah.
"Waktu itu pencak silat dilarang. Akhirnya pencak silat dilatih malam-malam oleh guru-guru kita. Di bukit-bukit, di gunung-gunung, di surau-surau," ungkapnya, menggambarkan betapa kuatnya determinasi bangsa untuk mempertahankan identitasnya meski di bawah tekanan senjata.
Menjaga Warisan Budaya di Tengah Dinamika Global
- Kurdiansyah Anggoro Pantau Pesanan Pinisi Surya Paloh
- Pengrajin Pinisi Bulukumba Tembus Pasar Dunia
- BPS Canangkan Desa Cantik Rilau Ale, Ubah Desa Jadi Subjek Data
- Apdesi Merah Putih Deklarasi Desa Bersinar di Bulukumba
- Pemkab Bulukumba Perkuat Tata Kelola Data Berbasis Spasial
- Mariorennu United Siap All Out Lawan Mentari FC
- Apresiasi Wabup Edy Manaf untuk Skuad Muda Bulukumba United
- Prabowo Subianto: Pencak Silat Adalah Cermin Kepribadian Bangsa
- Kurdiansyah Anggoro Pantau Pesanan Pinisi Surya Paloh
- Pengrajin Pinisi Bulukumba Tembus Pasar Dunia