Prabowo Subianto: Pencak Silat Adalah Cermin Kepribadian Bangsa
Presiden Prabowo Subianto tegaskan pencak silat adalah cermin kepribadian bangsa dan instrumen ketahanan nasional dalam Munas XVI IPSI 2026 di Jakarta.
Penegasan Presiden Prabowo dalam Munas XVI IPSI ini memperkuat posisi pencak silat sebagai warisan budaya yang hidup (living heritage). Di era globalisasi, silat bukan hanya tentang pelestarian tradisi, tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk persatuan dan ketahanan nasional.
Melalui pembinaan yang tepat, pencak silat diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki kompas moral yang jelas. Ini adalah visi besar untuk menjadikan Indonesia bangsa yang disegani bukan karena agresivitasnya, melainkan karena karakter manusianya yang kokoh.
Munas XVI IPSI 2026 ini menandai babak baru bagi dunia persilatan Indonesia. Dengan dukungan penuh dari pucuk pimpinan negara, tantangan ke depan adalah bagaimana mengintegrasikan nilai-nilai tradisional silat ke dalam sistem pendidikan karakter modern. Pencak silat kini resmi diposisikan bukan hanya sebagai cabang olahraga prestasi, melainkan sebagai benteng terakhir kepribadian bangsa di panggung dunia.*
- Kurdiansyah Anggoro Pantau Pesanan Pinisi Surya Paloh
- Pengrajin Pinisi Bulukumba Tembus Pasar Dunia
- BPS Canangkan Desa Cantik Rilau Ale, Ubah Desa Jadi Subjek Data
- Apdesi Merah Putih Deklarasi Desa Bersinar di Bulukumba
- Pemkab Bulukumba Perkuat Tata Kelola Data Berbasis Spasial
- Mariorennu United Siap All Out Lawan Mentari FC
- Apresiasi Wabup Edy Manaf untuk Skuad Muda Bulukumba United
- Prabowo Subianto: Pencak Silat Adalah Cermin Kepribadian Bangsa
- Kurdiansyah Anggoro Pantau Pesanan Pinisi Surya Paloh
- Pengrajin Pinisi Bulukumba Tembus Pasar Dunia