Proteksi Diri, Vaksin dan Penerapan 3M Harus Jalan Berdampingan
, Jakarta - Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) menyebutkan, pada periode pelaksanaan program vaksinasi Covid-19, masyarakat diminta untuk tetap menerapkan perilaku memakai...
Penyintas Covid-19, Abi Satria menceritakan, saat menjalani perawatan di RS Wisma Atlet Kemayoran, pada hari keenam tubuhnya menggigil karena demam. "Pasca sembuh dari Covid-19, fisik sebenarnya sudah mulai membaik, tetapi secara mental masih kurang stabil. Aku masih takut keluar dan muncul di depan publik. Setelah aku konsultasikan ternyata memang itu adalah dampak psikologis," ucap Abi.
Dia mengatakan, setiap orang bisa tertular Covid-19 di mana saja dan kapan saja. "Bisa jadi tertular dari benda-benda di sekitar kita. Masyarakat yang menganggap Covid-19 hanya merupakan konspirasi, percayalah bahwa Covid-19 ini adalah nyata. Karena mereka yang belum percaya mungkin belum pernah ada orang terdekatnya yang tertular Covid-19," ujarnya.
Abi mengimbau agar masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol 3M demi kepentingan diri sendiri dan orang banyak. “Untuk masyarakat yang masih abai dengan 3M, tolong jangan egois. Karena, kita tidak pernah tahu kapan bertemu dengan orang yang imunitasnya sedang rentan. Kita tidak pernah sadar bahwa kita membawa virus kepada yang lebih tua atau muda. Jadi, jangan egois dan patuhi protokol 3M," kata Abi. (*)
- 1
- 2
- Makan Bergizi Gratis Maluku: Pacu Sertifikasi SLHS Demi Siswa
- KRI Bima Suci Berlayar ke Singapura, Misi Diplomasi
- Sinergi Diskominfo Sulsel–BMKG, Perkuat Info Cuaca
- WNA Inggris Intimidasi Warga Renon Diciduk, Ternyata Overstay
- Nasib 24 Burung Langka: Penyelundup ke Filipina Terancam Bui
- Makan Bergizi Gratis Maluku: Pacu Sertifikasi SLHS Demi Siswa
- HUT ke-68 Lombok Barat, Mendes Yandri Soroti Etos Kerja Desa
- Apresiasi Kementan: Percepatan Klaim Asuransi Tani di Lamongan
- KRI Bima Suci Berlayar ke Singapura, Misi Diplomasi
- Sinergi Diskominfo Sulsel–BMKG, Perkuat Info Cuaca