Saatnya Indonesia Bangun Data Digital Sendiri
Oleh : Agusto Sulistio - Pegiat Sosmed Sudah saatnya, walau terlambat Indonesia miliki infrastruktur jaringan internet sekelas Google. Tak bermaksud menyingkirkan peran Google yang sudah lama e...
Memang kesemua itu kita tak bisa pungkiri bahwa pada kenyataannya data kita sudah terekam di Big Data luar negeri dengan sistem identifikasi data yang telah mereka atur sedemikian rupa. Akan tetapi kita tak perlu berkecil hati, sebab masih banyak langkah untuk melindungi data bangsa kita, salah satunya dengan melakukan sistem penomoran atau peng-kode-an ulang, dari data yang sudah ada dari hasil pendataan terdahulu. Misalkan NIK yang teridentifikasi oleh pihak.luar atau tersimpan dalam Big Data pihak asing tak bisa digunakan lagi, sebab sistem pengkode-an telah dirubah. Hasil perubahan itu hanya dapat di akses oleh Negara kita oleh pihak terkait. Kemudian terkait sistem pengenalan pada sektor perbankan dll tentu akan disesuaikan.
Mumpung masih ada waktu dan kesempatan. Jangan sampai waktu kesempatan ini lewat begitu saja, dan membiarkan data stretegis bangsa Indonesia diserap pemain data digital informatika Dunia.
Sebab hal buruk yang rugikan bangsa akan lebih terasa. Bahkan saat ini pun sudah terjadi dan dampaknya jelas terhitung ruginya oleh Negara.
Kapan lagi, jika bukan sekarang?
Kebiasaan kita dalam hal pekerjaan yang memuat anggaran, jangan lagi ada istilah "Kenapa dipermudah, jika bisa dipersulit."
- WNA Inggris Intimidasi Warga Renon Diciduk, Ternyata Overstay
- Nasib 24 Burung Langka: Penyelundup ke Filipina Terancam Bui
- HUT ke-68 Lombok Barat, Mendes Yandri Soroti Etos Kerja Desa
- Menaker Yassierli Dorong Hubungan Industrial Naik Kelas
- Apresiasi Kementan: Percepatan Klaim Asuransi Tani di Lamongan
- HUT ke-68 Lombok Barat, Mendes Yandri Soroti Etos Kerja Desa
- Apresiasi Kementan: Percepatan Klaim Asuransi Tani di Lamongan
- Dandim 1411 Bulukumba: Kenaikan Pangkat Bukan Hadiah Gratis
- WNA Inggris Intimidasi Warga Renon Diciduk, Ternyata Overstay
- Nasib 24 Burung Langka: Penyelundup ke Filipina Terancam Bui