Bahaya Spot Foto Tebing, Nyawa Siswi Melayang di Apparalang

Kasus korban tenggelam Pantai Apparalang diselidiki polisi. Tragedi siswi jatuh dari tebing picu urgensi standardisasi wisata pantai aman Bulukumba.

Bahaya Spot Foto Tebing, Nyawa Siswi Melayang di Apparalang
Foto: Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Andi Imran Hamid/JalurDua/
Bacakan Artikel

Jalurdua.com BULUKUMBA โ€” Sebuah potret kegembiraan keluarga mendadak berubah menjadi petaka memilukan di atas tebing batu Pantai Apparalang, Desa Ara, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Elmi Febrianti, seorang siswi asal Lingkungan Bontobeang, Kelurahan Bontokamase, Kecamatan Herlang, kehilangan nyawanya setelah tergelincir dari papan kayu spot foto yang menjorok langsung ke lautan lepas pada Minggu, 7 Juni 2026 siang.

Insiden tragis ini memicu gelombang desakan publik mengenai pentingnya mewujudkan tata kelola wisata pantai aman Bulukumba. Terlebih, tren swafoto (selfie) di lokasi-lokasi ekstrem kerap kali mengabaikan standardisasi keselamatan dan manajemen risiko yang ketat.

Detik-Detik Tragedi di Ujung Tebing Apparalang


Sore itu, sekitar pukul 14.30 WITA, angin laut Pantai Apparalang berembus cukup kencang. Korban bersama salah seorang kerabatnya berjalan menyusuri area dermaga, mendekati salah satu anjungan foto favorit wisatawan. Sebuah papan kayu yang menjorok bebas di atas tebing batu dengan pemandangan langsung ke dalaman laut menjadi tujuan utama.

Korban kemudian melangkah ke atas papan kayu tersebut, bersiap mengambil pose terbaiknya. Sementara itu, saksi tetap bertahan di atas tebing yang lebih tinggi, memegang kamera untuk mengabadikan momen liburan tersebut. Namun, nasib nahas tak dapat ditolak. Korban diduga terpeleset dari pijakan kayu yang licin dan langsung jatuh terembas ke perairan di bawah tebing.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: