Menag Perjuangkan Madrasah Setara Sekolah Umum Lewat Tambahan Rp24,8 T
Menag Nasaruddin Umar ajukan tambahan anggaran Rp24,8 triliun untuk 2026 guna pemerataan kualitas madrasah, digitalisasi pendidikan, dan perluasan makan bergizi gratis.
Porsi terbesar dialokasikan untuk revitalisasi satuan pendidikan, mencapai Rp13,7 triliun. Sementara digitalisasi pembelajaran mendapatkan Rp10,9 triliun—menunjukkan komitmen kuat terhadap adaptasi teknologi dalam sistem pendidikan keagamaan.
Langkah ini mencerminkan pendekatan berbasis kebutuhan nyata, bukan sekadar kebijakan administratif.
Salah satu isu paling krusial yang diangkat Menag adalah kondisi sarana dan prasarana madrasah yang masih jauh dari ideal. Banyak bangunan membutuhkan perbaikan mendesak—mulai dari ruang kelas, sanitasi, hingga fasilitas belajar.
Melalui anggaran revitalisasi, pemerintah menargetkan perbaikan terhadap 7.131 lembaga pendidikan. Mayoritas adalah madrasah, namun juga mencakup sekolah lintas agama.
- John Herdman Sudah Dapat Setelan Terbaik?
- Final NBA 2026: Ketat! Knicks Menang 105-104 di Game Kedua
- Capres Real Madrid Sesumbar Datangkan Juergen Klopp
- Tuchel Tak Masalah Pemain Arsenal Telat Gabung Skuad Inggris
- Apa Itu Perjanjian Oslo yang Ditolak Menteri Keuangan Israel?
- Kebakaran hutan dan lahan di Nagan Raya Aceh 'meluas hingga 90 hektare' – 'Api b...
- Modus, pola dan keterlibatan pihak lain dalam dugaan korupsi Dadan dkk di progra...
- Mengapa benteng yang direbut Salahuddin pada Perang Salib penting dalam konflik...
- John Herdman Sudah Dapat Setelan Terbaik?
- Final NBA 2026: Ketat! Knicks Menang 105-104 di Game Kedua
