Menag Perjuangkan Madrasah Setara Sekolah Umum Lewat Tambahan Rp24,8 T
Menag Nasaruddin Umar ajukan tambahan anggaran Rp24,8 triliun untuk 2026 guna pemerataan kualitas madrasah, digitalisasi pendidikan, dan perluasan makan bergizi gratis.
“Padahal, jika melihat kondisi ekonomi, anak-anak madrasah dan santri di pondok pesantren sangat membutuhkan dukungan ini,” kata Menag.
Menariknya, ia justru melihat pesantren sebagai model ideal pelaksanaan program tersebut. Dengan sistem dapur mandiri dan budaya makan bersama, risiko kesehatan relatif lebih rendah.
“Ini adalah model yang sangat aman dan efektif,” tambahnya.
Usulan anggaran ini bukan sekadar angka dalam dokumen negara. Ia adalah refleksi dari komitmen pemerintah untuk memperkecil jurang ketimpangan pendidikan yang telah lama ada. Dengan pendekatan berbasis kebutuhan nyata—dari bangunan hingga gizi siswa—langkah ini berpotensi menjadi fondasi penting dalam membangun SDM unggul Indonesia.
Jika disetujui, tahun 2026 bisa menjadi titik balik bagi wajah pendidikan keagamaan di Indonesia: lebih setara, lebih modern, dan lebih manusiawi.**
- John Herdman Sudah Dapat Setelan Terbaik?
- Final NBA 2026: Ketat! Knicks Menang 105-104 di Game Kedua
- Capres Real Madrid Sesumbar Datangkan Juergen Klopp
- Tuchel Tak Masalah Pemain Arsenal Telat Gabung Skuad Inggris
- Apa Itu Perjanjian Oslo yang Ditolak Menteri Keuangan Israel?
- Kebakaran hutan dan lahan di Nagan Raya Aceh 'meluas hingga 90 hektare' – 'Api b...
- Modus, pola dan keterlibatan pihak lain dalam dugaan korupsi Dadan dkk di progra...
- Mengapa benteng yang direbut Salahuddin pada Perang Salib penting dalam konflik...
- John Herdman Sudah Dapat Setelan Terbaik?
- Final NBA 2026: Ketat! Knicks Menang 105-104 di Game Kedua
