Menag Perjuangkan Madrasah Setara Sekolah Umum Lewat Tambahan Rp24,8 T
Menag Nasaruddin Umar ajukan tambahan anggaran Rp24,8 triliun untuk 2026 guna pemerataan kualitas madrasah, digitalisasi pendidikan, dan perluasan makan bergizi gratis.
Bagi Menag, kualitas fisik sekolah bukan sekadar soal bangunan, tetapi simbol kehadiran negara.
“Pemerintah harus hadir dan memberikan perhatian yang sama. Tidak boleh ada perbedaan perlakuan antara pendidikan di sekolah umum maupun sekolah keagamaan,” ujarnya.
Selain infrastruktur fisik, kesenjangan digital juga menjadi perhatian serius. Banyak madrasah masih tertinggal dalam akses teknologi pembelajaran.
Dengan alokasi Rp10,9 triliun, digitalisasi diharapkan mampu membuka akses lebih luas terhadap sumber belajar modern. Ini termasuk perangkat digital, platform pembelajaran, serta pelatihan guru.
Isu lain yang disorot adalah rendahnya jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan madrasah dan pesantren. Saat ini baru mencapai 10–12%, jauh dibandingkan sekolah umum yang diproyeksikan mencapai 80%.
- John Herdman Sudah Dapat Setelan Terbaik?
- Final NBA 2026: Ketat! Knicks Menang 105-104 di Game Kedua
- Capres Real Madrid Sesumbar Datangkan Juergen Klopp
- Tuchel Tak Masalah Pemain Arsenal Telat Gabung Skuad Inggris
- Apa Itu Perjanjian Oslo yang Ditolak Menteri Keuangan Israel?
- Kebakaran hutan dan lahan di Nagan Raya Aceh 'meluas hingga 90 hektare' – 'Api b...
- Modus, pola dan keterlibatan pihak lain dalam dugaan korupsi Dadan dkk di progra...
- Mengapa benteng yang direbut Salahuddin pada Perang Salib penting dalam konflik...
- John Herdman Sudah Dapat Setelan Terbaik?
- Final NBA 2026: Ketat! Knicks Menang 105-104 di Game Kedua
