Antisipasi Dampak Virus Corona, Ganjar Relaksasi Perizinan

JALURDUA.COM-SEMARANG – Antisipasi dampak perekonomian dan kesehatan dilakukan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyikapi perkembangan penyebaran virus Corona yang menyebar di 50 negara. Antisipas...

Antisipasi Dampak Virus Corona, Ganjar Relaksasi Perizinan
Bacakan Artikel

“Maka tadi diskusinya adalah kita mencari negara-negara yang bisa memberikan bahan baku sebagai pengganti bahan baku yang sebagian besar bersumber dari Cina. Kita siapkan program relaksasi terutama dalam perizinan-perizinan,” katanya.

Secara garis besar, merebaknya virus Corona ke berbagai negara itu belum memberi dampak negatif terhadap perekonomian, khususnya dunia industri di Jawa Tengah. Namun Ganjar menyadari bahwa industri yang paling besar di wilayahnya yakni tekstil dan mebel, sebagian besar bahan bakunya diimpor dari Cina. Karena awal munculnya virus itu dari sana, Ganjar menyebut rata-rata bahan baku seperti kapas hanya akan bertahan dalam dua bulan ke depan.

“Minggu depan akan diformulasikan bagaimana kita mengantisipasi secara strategis atau jangka panjang maupun taktis jangka pendek. Untuk jangka pendek kita tadi bicara untuk mencari subtitusi kapas yaitu rayon. Dan di Indonesia sudah ada,” katanya.

Namun, Ganjar memastikan sampai saat ini merebaknya virus Corona belum memberi dampak negatif pada perekonomian di Jawa Tengah. Maka setelah Ganjar hitung-hitungan dengan ilmuwan, dalam satu tahun ini Pemprov Jateng mesti melakukan antisipasi.

“Sampai sekarang belum terasa. Sampai April asumsinya akan berdampak, iya kalau kita diam. Tapi ini kita kan tidak diam. Maka hari ini kita rapat dan strategi untuk kita berjalan jangka panjang dan pendek. Yang pendek kita siapkan subtitusinya, meningkatkan konsumsi dalam negeri dan lainnya,” kata Ganjar.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: