Jelang 70 Tahun Diplomasi: Indonesia-Jepang Kian Solid
Dubes RI Kartina Sjahrir tegaskan peran JAPINDA dalam memperkuat hubungan diplomatik Indonesia-Jepang jelang 70 tahun kemitraan strategis di resepsi Tokyo 2026.
Menjelang peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang pada tahun 2028, harapan besar digantungkan pada konektivitas yang lebih dalam. Dubes Kartina, yang didampingi oleh tim diplomatik KBRI Tokyo termasuk Koordinator Fungsi Politik Titik Hamzah, menekankan bahwa peningkatan keterampilan dan kemitraan ketenagakerjaan adalah kunci utama.
“Kami berharap dapat meningkatkan kerja sama tidak hanya di bidang ekonomi, tetapi juga dalam pengembangan sumber daya manusia, termasuk kemitraan ketenagakerjaan dan peningkatan keterampilan,” ungkap Dubes Kartina.
Hal ini sejalan dengan ambisi pemerintah untuk mencetak tenaga kerja terampil yang mampu bersaing di pasar global, sekaligus mengisi kebutuhan tenaga kerja di Jepang yang semakin tinggi.
Optimisme serupa datang dari Vice President of JAPINDA, Toshiaki Kitamura. Ia meyakini bahwa melalui wadah JAPINDA, kerja sama yang erat dan bermakna bagi kedua negara akan terus tumbuh. Semangat ini merupakan kelanjutan dari momentum kunjungan resmi Presiden Prabowo Subianto pada akhir Maret lalu, yang bertemu langsung dengan Kaisar Naruhito dan Perdana Menteri Sanae Takaichi.
- Kurdiansyah Anggoro Pantau Pesanan Pinisi Surya Paloh
- Pengrajin Pinisi Bulukumba Tembus Pasar Dunia
- BPS Canangkan Desa Cantik Rilau Ale, Ubah Desa Jadi Subjek Data
- Apdesi Merah Putih Deklarasi Desa Bersinar di Bulukumba
- Pemkab Bulukumba Perkuat Tata Kelola Data Berbasis Spasial
- Jelang 70 Tahun Diplomasi: Indonesia-Jepang Kian Solid
- WNI di Malaysia Diimbau Ikut Repatriasi Migran Sebelum Berakhir
- Krisis Iklim Mengintai, Indonesia Perkuat Aliansi Kehutanan Global
- Kurdiansyah Anggoro Pantau Pesanan Pinisi Surya Paloh
- Pengrajin Pinisi Bulukumba Tembus Pasar Dunia