China Yakinkan Tak Akan Kerahkan Kekuatan Militer ke Natuna, Benarkah?
TNI Indonesia - RRC saat latihan militer - Reuters. Jalurdua.com - Jakarta | Adanya pergerakan slonong boy kapal coast guard dan survei China di Natuna Utara membuat Indonesia siaga. Indonesia...
China menekan dengan kekuatan militer agar ASEAN mengakui Nine Dash Line.
Namun baru-baru ini Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, malah mengatakan sebaliknya.
Wang menjelaskan bahwa China tak bakal mengerahkan kekuatan militer untuk mengganggu wilayah Asia Tenggara termasuk Natuna Utara.
Bahkan ia tak mau memaksakan klaim sepihak Nine Dash Line ke negara lain.
Menekankan hanya klaim satu pihak dan memaksakan kehendak sendiri di pihak lain bukanlah cara yang tepat bagi tetangga untuk memperlakukan satu sama lain dan itu bertentangan dengan filosofi oriental tentang bagaimana orang harus bergaul satu sama lain," ujar Wang dikutip dari Reuters, Selasa 18 Januari 2021.
Wang melontarkan pernyataan ini tanpa sebab.
Karena kurang dari dua bulan lalu Amerika Serikat (AS) memperingatkan China bahwa jika ada kapal Filipina kena ganggu Beijing di teritori Manila maka fatal akibatnya.
- WNA Inggris Intimidasi Warga Renon Diciduk, Ternyata Overstay
- Nasib 24 Burung Langka: Penyelundup ke Filipina Terancam Bui
- HUT ke-68 Lombok Barat, Mendes Yandri Soroti Etos Kerja Desa
- Menaker Yassierli Dorong Hubungan Industrial Naik Kelas
- Apresiasi Kementan: Percepatan Klaim Asuransi Tani di Lamongan
- Jelang 70 Tahun Diplomasi: Indonesia-Jepang Kian Solid
- WNI di Malaysia Diimbau Ikut Repatriasi Migran Sebelum Berakhir
- Krisis Iklim Mengintai, Indonesia Perkuat Aliansi Kehutanan Global
- WNA Inggris Intimidasi Warga Renon Diciduk, Ternyata Overstay
- Nasib 24 Burung Langka: Penyelundup ke Filipina Terancam Bui