Nasabah Dapat Uang Palsu dari ATM, Begini Pendapat BI

Foto : Nagoyanews Jalurdua.com - Jakarta | Baru-baru ini sebuah unggahan seseorang mengaku mendapatkan uang palsu pecahan Rp 100.000 dari ATM bank milik negara, hingga viral di media sosial. u...

Nasabah Dapat Uang Palsu dari ATM, Begini Pendapat BI
Bacakan Artikel

"Jgn lapor ke bank. Tpi lapor ke polisi cyber utk lacak sumber uang palsu tsb. Satu lembar aja sbg sampel uang palsu. Bukti cctv biar polisi yg minta ke operator bank. Skandal baru uang palsu nyasar ke atm bank plat merah?," tulis warganet lainnya.

"MESIN ATM yg ngisi uangnya diVendorkan ke perusahaan jasa pengisian ATM, Jd bukan Banknya. Uang masuk mesin ATM dlm kotak2 tersegel yg tdk bs disisipi apapun," kata warganet lain menjelaskan.

"Saya juga pernah um, sudah lapor ke bank bersangkutan katanya bukan tgg jawab banknya karena yg ngisi uang di atm adalah pihak ke tiga bukan dari bank. Solusinya saya setor tunai manual um ke teller," ungkap akun lainnya.

"Kok lucu ya. Padahal kan nama mrk juga yg jd jelek. harusnya itu bukan urusan kita sih. yg kita tau kan percayain Bank itu buat simpen uang. harusnya sama bank tsb kita direcovery, trs mrk yg tuntut ke pihak ke 3. emangnya yg hire pihak ke 3 kita? maap ya, lucu aja. gemes…," ujar salah satu warganet.

"Bisa pa gub, soalnya dari vendor pengisian atm nya untuk orang yg menyortir uang nya kadang kurang teliti. Jadi sebelum diisi lagi ke kaset atm nya, uang disortir dulu lagi, baru diisikan ke kaset atm, lalu dimasukan ke mesin atm," ujar warganet yang mengaku bekerja di vendor pengisian uang ATM.

Sumber : Kompas.

Pilih Halaman: