WNI di Malaysia Diimbau Ikut Repatriasi Migran Sebelum Berakhir

Hanya sampai 30 April 2026! Ikuti Program Repatriasi Migran 2.0 Malaysia. Pulang ke Indonesia lebih murah, tanpa denda jutaan & bebas hukum. Cek syaratnya di sini.

WNI di Malaysia Diimbau Ikut Repatriasi Migran Sebelum Berakhir
Foto: Perkantoran KBRI Kuala Lumpur, Malaysia/kemlu.go.id/
Bacakan Artikel

"Program ini sangat baik karena cukup menguntungkan untuk para pekerja migran kita untuk dapat kembali ke Indonesia dengan biaya yang cukup murah," ujar Dubes Iman melalui keterangan resmi, Rabu (15/4/2026). Pernyataan ini bukan tanpa dasar. Secara finansial, selisih biayanya sangat mencolok, bagaikan bumi dan langit.


Dalam masa program ini, biaya pengurusan COM dipangkas hingga hanya 520 ringgit atau sekitar Rp2,25 juta. Angka ini jauh lebih "manusiawi" dibandingkan tarif normal pasca-program yang bisa melambung hingga 3.100 ringgit (sekitar Rp13,4 juta). Bahkan bagi anak-anak di bawah usia 18 tahun, biayanya hanya simbolis sebesar 20 ringgit. Untuk mereka yang selama ini hidup dalam persembunyian karena kendala finansial, diskon besar-besaran ini adalah peluang yang mungkin tidak akan datang dua kali.

Birokrasi Kilat: SPLP Hanya Dua Hari Kerja


Menyadari bahwa kendala dokumen sering kali menjadi tembok besar, KBRI Kuala Lumpur melakukan manuver radikal. Atase Imigrasi, Idul Adheman, mengungkapkan bahwa proses penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) kini dipangkas menjadi hitungan jam. "Kebijakan Pak Dubes, kami persingkat menjadi dua hari kerja saja, karena kita berpacu mengejar waktu penutupan Program Repatriasi Migran 2.0 ini," jelas Idul.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: